publiknesia.com – Facebook menghadirkan dua tombol baru yang berguna untuk mengatur konten yang tampil di feed/beranda pengguna. Tombol ini akan tampil pada konten yang direkomendasikan Facebook.

“Kami mengumumkan cara baru untuk menyesuaikan apa yang Anda lihat di Feed Facebook, sehingga Anda bisa menemukan apa yang paling relevan untuk Anda,” demikian keterangan Facebook dikutip KompasTekno dari laman resminya, Jumat (7/10/2022).

Dua tombol itu terdiri dari opsi “Tampilkan lebih banyak” (Show more) dan “Tampilkan lebih sedikit” (Show less).

Jadi, ketika pengguna merasa kurang sreg dengan konten rekomendasi yang ditampilkan di feed, mereka bisa memilih opsi “Show less”, atau memilih tombol lainnya bila suka dengan konten tersebut.

Menurut keterangan Facebook, memilih tombol “Show more” akan meningkatkan skor peringkat konten tersebut atau konten yang sejenis. Sebaliknya, opsi “Show less” akan menurunkan skor peringkat konten terkait walaupun hanya sementara.

Tombol ini akan ditampilkan secara berkala pada feed pengguna. Namun Facebook juga berkata akan segera menghadirkan opsi yang sama pada menu dengan ikon tiga titik di sudut kanan atas setiap postingan.

Tak hanya di Facebook, opsi yang sama sedang dikembangkan perusahaan untuk konten Reels.

Dengan adanya tombol ini, Facebook berharap mampu melatih alat kecerdasan buatan (AI) perusahaan menjadi lebih cerdas dan lebih responsif, khususnya dalam menampilkan konten yang relevan bagi setiap pengguna.

Bisa atur konten non-rekomendasi

Selain menghadirkan tombol untuk mengatur konten rekomendasi, Facebook juga menghadirkan opsi untuk mengatur postingan dari akun yang pengguna ikuti, misalnya dari teman dan keluarga, grup atau dari halaman dan publik figur yang diikuti.

Tombol ini disematkan Facebook pada menu “Preferensi Umpan” (Feed Preferences). Dengan tombol ini, pengguna bisa memilih postingan mana yang ingin ditampilkan lebih banyak atau lebih sedikit di beranda Facebooknya, apakah dari teman dan keluarga, grup, atau dibuat tampil secara normal semua.

Alat-alat ini sendiri tak hanya tersedia bagi pengguna Facebook. Pada Maret lalu Instagram juga menghadirkan algoritma linimasa/feed yang dapat disesuaikan sesuai preferensi pengguna, apakah sesuai kronologi atau diurut dari akun yang mereka favoritkan.