publiknesia.com – Sebuah perusahaan di Rusia menawarkan wisata anti mainstream. Traveler akan diajak merasakan sensasi dikubur hidup-hidup dengan membayar Rp 885 Jutaan.

Founder perusahaan tersebut, Yakaterina Preobrazhenskaya menjelaskan misi yang mereka bawa. Mereka ingin agar traveler yang menggunakan jasa perusahaannya, mengatasi rasa takut dan kecemasan terhadap kematian dan pemakaman.

Preobrazhenskaya juga menjanjikan kepada traveler yang jadi klien mereka, bahwa mereka akan menemukan pengalaman hidup baru dan memiliki kemampuan ‘cenayang’ setelah menjalani upacara pemakaman.

Dalam unggahan Instagramnya, Preobrazhenskaya mendreskripsikan pengalaman dikubur hidup-hidup itu sebagai sebuah simbol perlawanan diri Anda sendiri terhadap masa depan yang akan kalian hadapi.

Ada dua paket ‘pemakaman’ yang bisa traveler pilih, yaitu secara online dan offline. Untuk yang online biayanya sekitar US$ 15.000 atau setara Rp 233 jutaan. Sementara untuk pemakaman offline secara lengkap, biayanya sekitar US$ 57.000 atau setara Rp 885 jutaan.

Pemakaman secara online diklaim Preobrazhenskaya sebagai terapi untuk meredakan stress, ketakutan dan kecemasan akan kematian. Namun sampai saat ini, belum ada testimoni dari pengguna jasa mereka. Itu juga karena layanan perusahaan ini baru dilaunching awal pekan ini.

Untuk upacara pemakaman secara lengkap, traveler akan merasakan bagaimana rasanya dikubur secara hidup-hidup di dalam peti mati.

Di dalam upacara itu, termasuk pembacaan doa secara lengkap, serta ritual-ritual yang biasanya dilakukan sebelum menguburkan jenazah. Upacara pemakaman lengkap biasanya akan berlangsung dalam jangka waktu 1 jam.

Diharapkan setelah menjalani upacara pemakaman ini, traveler akan mengubah sudut pandang dan pola pikir tentang bagaimana memandang kehidupan dan hasrat untuk hidup. Bagaimana, tertarik untuk mencoba? Siapkan mental dan budgetnya ya.