publiknesia.com – Samsung meluncurkan aplikasi baru bernama Camera Assistant. Aplikasi ini berfungsi untuk meningkatkan pengalaman penggunaan kamera di ponsel Samsung Galaxy.

Samsung Camera Assistant adalah bagian dari rangkaian aplikasi personalisasi Good Lock dari Samsung yang dibuat untuk meningkatkan pengalaman pengguna.

Aplikasi Samsung Camera Assistant membawa sejumlah fitur baru. Aplikasi ini akan membantu meningkatkan kemampuan penyesuaian pengguna saat menggunakan kamera dalam mode otomatis.

Salah satunya adalah fitur untuk menyalakan atau mematikan HDR secara otomatis.

Dengan aplikasi Camera Assistant, kamera juga akan bisa mengambil foto dengan tekstur yang tajam serta pergantian lensa otomatis saat memotret subjek foto yang jaraknya jauh.

Selain itu, aplikasi ini juga bisa membantu pengguna merekam video meskipun memakai mode foto, yaitu dengan menahan (hold) tombol shutter atau tombol utama kamera.

Meski menawarkan banyak fitur, aplikasi ini hadir dengan tampilan yang sederhana. Saat dibuka, pengguna akan disuguhkan dengan layar yang menampilkan berbagai fitur kamera, disertai tombol untuk mengaktifkan maupun mematikannya.

Meski akses ke Good Lock terbatas di beberapa negara saja, aplikasi Camera Assistant bisa diunduh oleh pengguna ponsel Samsung Galaxy di wilayah yang tidak didukung Good Lock termasuk di Indonesia.

Untuk mengunduhnya, pengguna perlu berkunjung ke toko aplikasi Samsung atau Galaxy Store melalui tautan berikut ini.

Namun, perlu dicatat bahwa aplikasi ini hanya bisa dijalankan pada perangkat Samsung yang sudah mendukung sistem operasi (OS) Android 13 atau lebih baru, dihimpun KompasTekno dari halaman Galaxy Store, Rabu (26/10/2022).

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah fitur-fitur yang ada di aplikasi Samsung Camera Assistant:

HDR Otomatis

Opsi ini bisa diaktifkan secara default. Ketika diaktifkan, opsi ini memungkinkan pengguna menangkap lebih banyak detail pada area yang terang maupun gelap baik saat memotret maupun merekam video.

Soften pictures

Opsi ini akan membuat detail foto termasuk tekstur objek menjadi lebih tajam. Pada aplikasi Camera Assistant, opsi ini diatur nonaktif dan bisa diaktifkan secara manual.

Ganti lensa otomatis

Fitur ini secara default diaktifkan pada aplikasi Camera Assistant. Dengan fitur ini, kamera ponsel Samsung Galaxy akan mengatur lensa yang dinilai ideal sesuai dengan zoom, pencahayaan atau jarak kamera ke subjek foto.

Artinya, pengguna tidak perlu lagi mengatur lensa mana yang pas digunakan untuk memotret gambar.

Rekam video pakai mode foto

Opsi ini diaktifkan secara default dalam aplikasi Camera Assistant. Dengan fitur ini, pengguna bisa langsung merekam video, dengan menahan (hold) tombol kamera meskipun dalam mode Foto.

Namun, bila kurang nyaman dengan opsi ini, pengguna bisa menonaktifkannya secara manual.

Memotret dalam jumlah banyak menggunakan timer

Opsi ini akan membantu pengguna menentukan seberapa banyak foto yang ingin diambil ketika memakai timer. Biasanya, opsi timer hanya bisa digunakan untuk mengatur jeda waktu sebelum pengambilan gambar.

Dengan opsi ini, pengguna bisa pula memilih berapa jumlah foto yang dijepret setelah timer dimulai. Opsi jumlahnya tersedia mulai dari 1, 3, 5 atau 7 foto.

Quick Shot

Fitur Quick Shot memungkinkan pengguna mengurangi efek blur atau buram pada foto dari objek yang bergerak.

Misalnya memotret hewan yang sedang berlari atau kendaraan. Namun, Samsung mengatakan bahwa kualitas gambar dari foto dengan opsi Quick Shot mungkin agak menurun dibanding tanpa fitur tersebut.

Waktu standby kamera

Opsi ini memungkinkan pengguna menentukan beralam lama kamera ponsel terbuka ketika tidak digunakan atau tak sengaja terbuka.

Secara default, fitur ini akan menutup kamera setelah terdeteksi tidak aktif selama dua menit. Namun pengguna bisa memilih jedanya mulai dari 1, 2, 5, atau 10 menit.

Preview foto tanpa efek apapun

Camera Assistant juga dilengkapi dengan fitur “Clean preview on HDMI displays” atau pratinjau yang jelas pada layar HDMI.

Fitur ini akan membantu pengguna melihat preview objek foto pada viewfinder tanpa elemen antarmuka apapun, khususnya ketika ponsel terhubung ke layar eksternal melalui kabel HDMI.