publiknesia.com

Dibalik mesinnya yang cukup bising dan emisi yang tidak terlalu baik, mobil diesel memiliki peminatnya sendiri. Torsi besar, efisiensi bahan bakar yang sangat baik, serta kapabilitas dalam menghadapi berbagai medan.

Namun, memilih mobil bermesin diesel, khsusnya mobil diesel bekas itu susah-susah gampang. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum meminang mobil tersebut, khususnya untuk bagian mesin.

Hal yang membedakan pengecekan mobil diesel bekas dengan mobil lainnya adalah pengecekan mesinnya

Hal pertama yang harus Anda cek pada mobil diesel bekas adalah kompartemen mesinnya, coba nyalakan mobil lalu cek lubang pengisian oli. Jika keluar asap dari lubang tersebut saat pedal gas diinjak, berarti kompresi mobil tersebut kurang bagus. Selain itu, asap yang keluar dari knalpot juga bisa dijadikan patokan. Jika kondisi mobil sehat, asap yang keluar warnanya agak hitam dan mobil tak berasap saat diam atau stasioner.

Selanjutnya Anda bisa lihat kondisi air radiator, jika sudah terlihat berminyak maka paking kepala silinder sudah getas dan harus dilakukan pergantian. Untuk interior dan eksterior, pengecekannya tidak berbeda dengan mobil pada umumnya.

Sebisa mungkin, carilah mobil dengan kondisi eksterior yang rapih

Usahakan jangan sampai ada karat di bagian mobil, apalagi bagian rangka dan sudut-sudut yang tentu akan sangat sulit dan mahal perbaikannya. Selain itu, mobil dengan cat mulus juga bisa dipertimbangkan karena akan meminimalisir anggaran.

Orisinalitas interior juga bisa jadi nilai plus untuk sebuah mobil bekas

Untuk Interior, pilihlah yang masih rapih dan belum dimodifikasi karena orisinalitas interior akan sulit didapat dan akan menjadi nilai plus tersendiri. Sementara untuk memeriksa kondisi kaki-kaki, cara terbaik untuk mengetahuinya adalah dengan mengendarainya, dan coba berjalan di trek yang tidak begitu rata.

Berikut hal-hal yang harus diperhatikan saat ingin membeli mobil diesel bekas, untuk tips & trik lainnya dapat Anda lihat pada link di bawah ini.