publiknesia.com – BALI – PT Honda Prospect Motor(HPM) akan menekankan pemasaran model SUV (Sport Utility Vehicle) di Indonesia, dan ke depannya pengembangan model SUV akan menjadi lebih difokuskan. Makanya tidak heran kalau melihat line up baru belakangan ini dominan model SUV mulai dari kelas Low SUV, Medium SUV, sampai SUV.

Hal ini karena Honda ingin memenuhi permintaan konsumen di Indonesia, seiring dengan terus tumbuhnya pasar SUV dalam beberapa tahun terakhir. Menurut GAIKINDO saja, penjualan di segmen SUV mengalami peningkatan sampai 26% sejak tahun 2017.

Bahkan saat ini HPM sendiri tengah menyiapkan satu model terbaru yakni SUV RS Concept yang akan mengisi segmen small SUV. Saat ini model tersebut tengah menjalani proses studi dan pengembangan agar disesuaikan dengan kebutuhan konsumen di Indonesia. Menurut HPM dari hasil studi tersebut, beberapa konsumen menginginkan range harga untuk SUV RS berada di angka Rp 200 juta sampai 350 juta. Meski demikian belum ada detail yang diumumkan Honda terkait SUV RS Concept baik jadwal produksi hingga spesifikasi yang akan digunakan.

“Saat ini kami tengah fokus pada segmen SUV dari berbagai jenis, karena melihat pertumbuhan SUV di tanah air yang begitu baik setiap tahunnya. Beberapa line up SUV kami pun mendapatkan respons yang baik mulai dari BR-V, HR-V hingga CR-V. Kami juga tengah mengenalkan SUV RS Concept ke berbagai daerah di Indonesia dan responsnya sangat baik. Beberapa konsumen juga mengatakan estimasi harga untuk SUV RS agar berada di rentang Rp 200 juta – 350 juta,” kata Yusak Billy, Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor.

Yusak juga menambahkan tren positif pada segmen SUV ini juga dipengaruhi oleh beragam faktor salah satunya ialah kualitas infrastruktur jalan di Indonesia yang beragam dan membutuhkan kendaraan dengan ground clerance yang tinggi. Bahkan beberapa model seperti All New Honda HR-V yang diluncurkan pada Maret lalu telah terpesan lebih dari 9.000 unit hingga Mei 2022. HPM menghadirkan empat varian dengan fitur Honda Sensing dan yang paling laris diisi oleh tipe SE dengan kelir putih dan Sand Khaki Pearl.

Bahkan akibat tingginya permintaan konsumen harus inden beberapa bulan untuk mendapatkan All New HR-V pilihannya. HPM juga berharap dapat meningkatkan produksi HR-V yang saat ini hanya mencapai 1.500 unit menjadi 3.000 unit per bulannya. Selain itu menurut Yusak, konsumen All New HR-V cukup loyal dan tidak membatalkan meski unitnya inden cukup lama.

Dengan permintaan yang terus meningkat ini, Honda Prospect Motor juga optimis tahun ini penjualannya dapat meningkat lebih dari 100 ribu unit. Apalagi beberapa model seperti Brio, BR-V dan All New HR-V masih menjadi model terlaris Honda sepanjang tahun 2021 hingga 2022.

“Penjualan kami setiap tahunnya memang didominasi oleh Brio dan diikuti oleh model SUV lainnya. Namun segmen SUV permintaannya terus meningkat dan menjadi penyumbang terbesar kedua setelah model LCGC. Sehingga kami optimis SUV akan terus menunjukkan tren yang positif di setiap tahunnya,” tambah Billy. (ALVANDO NOYA / WH)

carvaganza.com.