publiknesia.com Stretch mark adalah guratan berbentuk gari-garis halus dari jaringan parut yang terbentuk di permukaan kulit.

Melansir Kid’s Health, stretch mark bisa terbentuk ketika kulit tertarik oleh pertumbuhan jaringan yang cepat.

Kulit umumnya memang elastis. Namun saat meregang dengan intens, produksi protein yang membentuk jaringan ikat di kulit bernama kolagen bisa ikut terganggu.

Akibat proses tersebut, terbentuklah jaringan parut mirip bekas luka yang disebut stretch mark.

Siapa saja yang rentan memiliki stretch mark?

Stretch mark jamak dialami ibu hamil yang bagian tubuhnya meregang dan berat badannya bertambah selama mengandung buah hatinya.

Selain itu, stretch mark juga biasa dialami remaja. Kondisi atau tingkat keparahan stretch mark pada remaja bisa berlainan tergantung beberapa hal.

Melansir Mom Junction, kondisi stretch mark bisa dipengaruhi jenis kulit, faktor genetik, elastisitas kulit, dan kadar hormon kortisol.

Kortisol adalah hormon yang diproduksi di kelenjar adrenal dan berfungsi meningkatkan elastisitas serat kulit.

Siapa pun yang sedang memasuki masa pubertas bisa memiliki stretch mark di kulit. Namun, stretch mark lebih rentan dialami:

  • Perempuan
  • Punya keluarga yang memiliki stretch mark
  • Kelebihan berat badan
  • Berat badan baru turun secara drastis
  • Pengguna salep atau krim kortikosteroid
  • Penderita sindrom cushing
  • Penderita sindrom marfan

Penyebab stretch mark pada remaja

Stretch mark adalah bagian normal dari pubertas yang dialami remaja. Selama pubertas, tubuh remaja umumnya tumbuh sangat cepat.

Kondisi ini bisa membuat remaja mulai memiliki jaringan parut terutama di sekitar payudara, paha, pingul, dan pantat.

Stretch mark lebih sering dialami remaja perempuan. Namun, tidak menutup kemungkinan remaja laki-laki juga memiliki stretch mark.

Beberapa remaja yang mengalami obesitas dan sedang getol membentuk tubuh dengan olahraga angkat bebas juga bisa rentan memiliki stretch mark.

Cara menghilangkan stretch mark pada remaja

Stretch mark pada remaja awalnya jamak muncul berupa garis-garis gurat halus kemerahan dengan tekstur yang berbeda dengan kulit sekitarnya.

Seiring berjalannya waktu, sebenarnya stretch mark biasanya memudar atau hilang dengan sendirinya seiring proses regenerasi kulit.

Akan tetapi, selama ini banyak orangtua atau remaja mencari cara menghilangkan stretch mark dengan bahan alami.

Dari hasil penelusuran, kebanyakan orang menyarankan untuk menggunnakan bubuk kopi, lemon, vitamin E, sampai krim atau obat penghilang stretch mark alami.

Kendati terdengar menjanjikan, menurut Mayo Clinic, cara menghilangkan stretch mark dengan bahan alami tersebut tidak banyak membantu.

Anda sulit menghilangkan stretch mark dengan tuntas tanpa bantuan dokter spesialis kulit atau ahli bedah plastik.

Secara medis, terdapat beberapa cara menghilangkan stretch mark pada remaja, di antaranya:

  1. Menggunakan krim retinoid untuk menunjang produksi kolagen di kulit
  2. Terapi sinar dan laser untuk merangsang produksi kolagen atau elastin di kulit
  3. Prosedur mikrodermabrasi atau terapi untuk memperbaiki lapisan kulit sehingga bisa tampak seperti sedia kala

Jika Anda bingung menentukan cara terbaik menghilangkan stretch mark pada remaja, ada baiknya konsultasi dengan dokter.