publiknesia.com

    5SHARES

Ilustrasi Ibu Hamil. (Source: Shutterstock)

Dream – Kenaikan berat badan drastis saat hamil dan peregangan kulit ketika melahirkan seringkali menyebabkan stretch marks. Dokter kulit, Melyawati Hermawan, mengatakan bahwa 80 persen ibu hamil memiliki stretch marks di beberapa area kulit.

Untungnya, sebagian orang mulai menyadari pentingnya pemakaian minyak dan pelembap untuk mencegah stretch marks meski tidak semua calon ibu bisa memilikinya. Lagi pula, stretch marks tidak hanya bisa muncul akibat kehamilan dan proses melahirkan.

Terdapat sejumlah faktor lainnya yang menyebabkan munculnya stretch marks di beberapa area tubuh. Salah satunya adalah pemakaian produk yang mengandung steroid.

” Biasanya, produk pemutih atau pencerah (yang dijual) online, banyak mengandung steroid. Sehingga, bisa berujung pada munculnya stretch marks,” ungkap Melyawati dalam peluncuran Bio-Oil Skincare Oil (Natural) 125ml di Veranda Hotel, Jakarta Selatan, Kamis 15 September 2022.

Selain itu, kondisi medis tertentu juga membuat kulit rentan ‘pecah-pecah’, meregang, dan menyebabkan munculnya stretch marks. Sementara pada remaja, stretch marks bisa muncul akibat pertumbuhan atau perkembangan terlalu cepat, serta kenaikan maupun penurunan berat badan drastis.

Tentunya, semua faktor tersebut juga dipengaruhi genetik. Sehingga, tidak semua orang yang mengalami sejumlah faktor tersebut bisa memiliki stretch marks. Meski begitu, stretch marks masih bisa dicegah dan disamarkan dengan pemakaian minyak dan pelembap secara rutin, menjalani pola hidup sehat, minum air cukup, menghindari polusi, mandi dengan air bersuhu maksimal 36 derajat celsius, menggunakan tabir surya, serta tidak memakai produk yang mengandung bahan iritan.

5 Perawatan Kecantikan yang Dapat Mengatasi Stretch Marks

Dream – Saat mengalami kenaikan berat badan yang drastis, kamu akan memiliki stretch marks di beberapa bagian tubuh.Stretch marks merupakan tanda berwarna putih, silver, cokelat, biru atau merah yang kerap muncul di beberapa bagian tubuh seperti bawah perut, bagian bawah lengan atas serta pangkal paha.Hal ini disebabkan oleh melebarnya kulit akibat kenaikan berat badan drastis seperti saat mengalami obesitas atau pasca melahirkan. Umumnya, stretch marks yang baru terbentuk akan berwarna putih.Namun lama kelamaan, warnanya akan berubah. Apalagi, jika kulit terus melebar dan tertarik. Stretch marks juga bisa terasa gatal.Kondisi kulit ini tidak seperti masalah lainnya yang bisa hilang ketika memakai skincare. Kamu hanya bisa mencegah atau menyamarkannya.Pencegahan yang paling efektif adalah menjaga kelembapan kulit secara intens. Pakailah skincare yang mengandung centella asiatica, hyaluronic acid atau retinoid untuk mencegah stretch marks.Selain ketiga bahan tersebut, ketahui lebih lanjut tentang cara menyamarkan stretch marks yang dilansir dari Times of India berikut ini.

Retionoid

Meski kandungan ini tidak disarankan bagi wanita hamil, menyusui atau pemilik kulit sensitif, namun retionoid diklaim mampu menyamarkan stretch marks.Hal ini disebabkan oleh kemampuannya untuk memicu produksi kolagen pada kulit. Konsultasikan ke dermatologis terlebih dulu sebelum memakai retinoid agar lebih aman.Chemical peelingKamu juga bisa mendapatkan manfaat retinoid saat melakukan chemical peeling. Selain retinoid, chemical peeling juga bisa dilakukan menggunakan trichloro acetic acid (TCA), phenol atau asam glikolat berkonsentrasi tinggi.

Microdermabrasion

Haruskah Melakukan Eksfoliasi Kulit Secara Rutin?

Salah satu perawatan kecantikan yang dapat menyamarkan dan mencegah stretch marks adalah microdermabrasion. Biasanya, perawatan ini dilakukan untuk mencerahkan dan meratakan warna kulit.Namun, microdermabrasion juga bisa memicu produksi kolagen dan elastin pada kulit. Sehingga, kulit lebih cerah, kenyal dan sehat.

Laser

© Shutterstock.comBeberapa perawatan laser di salon kecantikan juga dapat dilakukan untuk memicu produksi kolagen dan menyamarkan bekas luka maupun stretch marks.Platetet rich plasma therapy (PRP)PRP merupakan perawatan kecantikan yang dilakukan menggunakan darah dari dalam tubuh untuk menyamarkan bekas luka atau stretch marks.Perawatan ini telah banyak dilakukan oleh para wanita untuk menyamarkan bekas jerawat. Sehingga, wajah lebih flawless dan bisa diterapkan juga pada stretch marks meski tidak begitu efektif.(Sumber: Times of India)