publiknesia.com – g src=”https://img.cintamobil.com/resize/600x-/2019/03/07/L9ZpGYg2/tips-aman-menggunakan-smartphone-saat-mengemudikan-2753.jpg”>

Menggunakan smartphone sambil mengemudikan mobil memecah konsentrasi pengendara.

Ada sejumlah alasan pengendara menggunakan smartphone saat mengemudikan mobil. Mulai sekadar mengecek media sosial, membalas pesan yang masuk, melakukan percakapan telepon, hingga melihat GPS (Global Positioning System).

Poin yang terakhir sempat mengundang pro kontra banyak pihak ketika Ditlantas Polda Metro Jaya mengeluarkan larangan menggunakan GPS online saat seseorang sedang berkendara, baik untuk pengendara mobil atau sepeda motor.

Alasan logis bahaya menggunakan smartphone saat mengemudikan mobil ialah kaitannya dengan konsentrasi. Porsi konsentrasi seseorang ketika berada di balik kemudi sudah sepatutnya tertuju pada jalan raya. Hal ini ditekankan oleh praktisi asuransi Neil Worth dari perusahaan asuransi GEM Motoring Assist yang berbasis di Inggris.

Mengutip pernyataannya di Newspress.co.uk, “Terdistraksi saat berkendara, baik oleh sesuatu yang ada di dalam mobil, di luar mobil, bahkan di dalam pikiran kita yang tak ada hubungannya dengan aktivitas berkendara adalah pemicu terbesar terjadi kecelakaan lalu lintas dan kematian di jalan raya.”

Jalan raya Indonesia sendiri belum bisa dikatakan bebas dari praktik pengendara yang menggunakan smartphone saat mengemudikan mobil. Untuk mengubah keadaan menjadi lebih baik, berikut tiga tips aman yang bisa diambil:

Menepi dan berhenti

Kondisi paling aman untuk menggunakan telepon genggam ialah mobil dalam kondisi berhenti

Kondisi paling aman untuk menggunakan telepon genggam ialah mobil dalam kondisi berhenti di tempat yang aman dan tak melanggar aturan lalu lintas. Jika sekiranya muncul kondisi darurat yang mengharuskan Anda mengakses smartphone maka segera menepi dan berhenti.

Lakukan panggilan penting sebelum perjalanan

Dengan begitu Anda tak perlu melakukannya di tengah-tengah aktivitas mengemudi

Lakukan panggilan telepon penting atau menyelesaikan percakapan pesan singkat sebelum mulai berkendara. Dengan begitu Anda tak perlu melakukannya di tengah-tengah aktivitas mengemudi.

Dalam perjalanan jauh, rencanakan pemberhentian

Jika memang perjalanan yang akan dilakukan akan memakan waktu berjam-jam, rencanakan pemberhentian di mana Anda punya kesempatan untuk melakukan aktivitas dengan smartphone.

Itulah sejumlah tips aman yang dapat dipertimbangkan. Perlu diingat bahwa menggunakan smartphone saat mengemudikan mobil memiliki risiko yang membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain. Kehilangan jiwa dan kerugian materil yang besar bisa saja jadi taruhannya.

cintamobil.com.