Paisal Sangadji Sebut Munas XI Golkar Sesuai AD/ART, Gugatan Harus Demi Kebaikan Partai

JAKARTA – Pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) XI Partai Golkar yang digelar pada 20-21 Agustus 2024 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat, telah menuai pro dan kontra.

Bahlil Lahadalia, yang terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar menggantikan Airlangga Hartarto, mendapat dukungan kuat dari sebagian besar kader, termasuk kader muda Paisal Sangadji. Namun, Munas XI juga menghadapi gugatan dari beberapa kader yang menuduhnya melanggar Anggaran Dasar Partai.

Paisal Sangadji, dalam pernyataannya, menegaskan bahwa Munas XI telah berjalan dengan prosedur yang benar dan sesuai mekanisme partai.

“Bahwa pelaksanaan Munas XI Golkar sudah sesuai dengan AD/ART Partai dan di dukung Oleh 38 DPD 1 PROVINSI dan DPD 2 Seluruh Indonesia.” ujar Paisal, Sabtu 24/08/2024

Paisal tidak hanya mendukung putusan Munas XI tetapi juga menantang pihak-pihak yang menggugat, untuk berani mempertanggungjawabkan tuduhan mereka secara terbuka dan objektif.

“Saya mendukung sepenuhnya keputusan Munas XI yang menetapkan Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Namun, lebih dari itu, saya mengajak mereka yang menggugat untuk melihat kembali apa motivasi sebenarnya di balik gugatan ini. Apakah ini demi kebaikan partai atau ada kepentingan lain yang coba dimainkan?,”tegas Paisal

Terkait gugatan yang diajukan oleh kader Partai Golkar M Rafik ke Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Paisal menilai bahwa setiap kader memang memiliki hak untuk mengajukan keberatan. Namun, ia juga mengingatkan bahwa tindakan hukum ini seharusnya tidak didasarkan pada ambisi pribadi atau kepentingan sempit, melainkan demi kepentingan partai secara keseluruhan.

“Gugatan adalah hak, tapi jika didorong oleh ambisi pribadi atau ketidakpuasan atas hasil yang tidak sesuai keinginan, itu justru bisa merugikan partai. Saya menghargai proses hukum, namun marilah kita bermain secara fair dan jangan memanfaatkan hukum untuk mengobok-obok stabilitas partai,” tambahnya.

Paisal juga menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan soliditas di tengah dinamika internal partai. Ia mengingatkan bahwa Golkar adalah partai besar yang harus selalu mengutamakan kepentingan kolektif daripada perpecahan yang disebabkan oleh konflik internal.

“Saya mengajak seluruh kader untuk fokus pada tujuan utama kita, yaitu memperkuat Partai Golkar. Jangan sampai konflik internal mengaburkan visi besar kita untuk bangsa ini. Mari kita selesaikan perbedaan dengan kepala dingin dan tetap memegang teguh prinsip-prinsip demokrasi,” tutup Paisal.

Komentar