Publiknesia.com Pada tahun 2023, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Taliabu lewat program inisiatif bernama “Ruang Curhat Teliang Mengsein,” yang dalam bahasa Taliabu berarti “Keluarga Bahagia.”
Program ini didirikan pada tahun 2023 dengan tujuan memberikan ruang bagi masyarakat untuk berbagi keluh kesah, mendapatkan dukungan psikis, dan mengatasi berbagai permasalahan terkait kekerasan dalam rumah tangga.
Ruang Curhat Teliang Mengsein menjadi langkah awal dalam penanganan korban kekerasan di Kabupaten Taliabu. Setelah sesi curhat, korban yang membutuhkan perlindungan lebih lanjut akan diarahkan ke Rumah Aman, sebuah fasilitas yang menyediakan perlindungan dan pendampingan intensif.
“Di Rumah Aman, korban akan mendapatkan berbagai bentuk dukungan, termasuk pendampingan psikis oleh tenaga ahli yang kompeten,” Kata Kepala Dinas P3A, Muhrida Donci. Kamis (07/06/2024)
Menurutnya sejak awal tahun ini, sudah ada delapan kasus yang ditangani oleh pihaknya. Kasus-kasus tersebut meliputi Kekerasan Terhadap Anak (KTA), Kekerasan Terhadap Perempuan (KTP), dan Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH).
“Kami berharap masyarakat dapat lebih proaktif melaporkan kasus-kasus kekerasan ke Dinas P3A, agar kami bisa melakukan pendampingan dan membantu proses hukum yang diperlukan,” ujar Muhrida.
Selain menangani kasus yang sudah terjadi, Muhrida juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mencegah kekerasan.
“Orang tua harus lebih protektif terhadap anak, mengetahui segala kegiatan mereka, dan membatasi aktivitas yang bermuatan negatif,” tambahnya.
Namun, Muhrida juga mengakui bahwa upaya ini bukan tanpa tantangan. Geografi Taliabu yang terdiri dari banyak pulau dan wilayah terpencil membutuhkan anggaran yang besar untuk memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses yang setara terhadap layanan ini.
“Kami terus berupaya mencari solusi terbaik agar program ini dapat berjalan efektif di seluruh wilayah Taliabu,” tutup Muhrida.
Dengan adanya Ruang Curhat Teliang Mengsein, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih aman dan mendukung bagi perempuan dan anak di Taliabu, sehingga mereka bisa menjalani hidup yang lebih bahagia dan produktif.(Ris/Red)













Komentar