TALIABU – Rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pulau Taliabu menargetkan sektor pariwisata masuk dalam prioritas utama.
Kolaborasi antara Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) dan Pemerintah Daerah (Pemda) Taliabu telah mengidentifikasi tiga lokasi kunci untuk dikembangkan, dengan Pulau Sehu dan Likitobi menjadi andalan.
Anggota Bapemperda DPRD Pulau Taliabu, Wa Ode Nurlina, menjelaskan bahwa Pulau Sehu akan difokuskan sebagai destinasi wisata bahari.
Sementara itu, Likitobi akan dikembangkan menjadi wisata alam dan warisan budaya, memanfaatkan aset sejarah yang dimilikinya.
DPRD Taliabu, lanjut Nurlina menyatakan dukungan penuh terhadap rencana ini, yang diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menggerakkan perekonomian masyarakat.
Senada, Kepala Dinas Pariwisata Pulau Taliabu, Darlin Hamsale, menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk pengembangan Pulau Sehu.
Hasilnya, Pulau Sehu dinilai layak untuk dikembangkan selama tidak mengganggu kawasan cagar alam.
Selain dua lokasi tersebut, Pemda juga berencana mengembangkan Pantai Kramat sebagai wisata bahari dan Pantai Bobong sebagai area rekreasi perkotaan.
Menangapi hal tersebut, Kepala Bappeda Pulau Taliabu, Silfester S. Wandan, menekankan pentingnya keselarasan dokumen perencanaan untuk memastikan program-program ini dapat terwujud secara efektif.(*)













Komentar