Jakarta – Peningkatan kasus kebakaran di berbagai sektor, mulai dari kawasan bisnis, pergudangan hingga fasilitas publik, menegaskan pentingnya sistem keamanan yang tidak hanya bergantung pada perangkat proteksi, tetapi juga kecepatan deteksi serta respons di lapangan.
Dalam sejumlah kejadian, keterlambatan dalam mendeteksi titik awal kebakaran serta lambatnya koordinasi penanganan sering kali memperbesar dampak kerugian, baik terhadap operasional perusahaan, aset, maupun keselamatan pekerja.
Security Response Department Head Nawakara Perkasa Nusantara, Panji Baskoro, menekankan bahwa faktor waktu menjadi kunci utama dalam penanganan kebakaran.
“Dalam situasi darurat seperti kebakaran, waktu menjadi faktor yang sangat menentukan. Semakin cepat indikasi kebakaran dideteksi dan diinformasikan kepada tim di lapangan, maka peluang untuk mengendalikan situasi akan semakin besar,” ujar Panji dalam keterangannya, Jum’at, 17 April 2026.
Ia menjelaskan, melalui sistem Nawakara Command Center, berbagai perangkat keamanan dapat diintegrasikan dalam satu pusat kendali untuk mempercepat koordinasi dan respons.
Menurutnya, pusat komando tersebut tidak hanya berfungsi sebagai ruang pemantauan, tetapi juga sebagai pusat koordinasi yang memastikan prosedur tanggap darurat berjalan efektif. Dengan dukungan teknologi monitoring, sistem komunikasi terintegrasi, serta kesiapan personel di lapangan, perusahaan dapat memiliki visibilitas yang lebih baik terhadap kondisi keamanan secara menyeluruh.
Seiring meningkatnya kompleksitas risiko di lingkungan bisnis dan industri, pendekatan keamanan berbasis sistem terintegrasi dinilai semakin dibutuhkan. Pelaku usaha mulai beralih dari sistem terpisah seperti alarm kebakaran atau CCTV menuju sistem pemantauan terpadu yang mampu mengoordinasikan respons secara real time.
Nawakara Perkasa Nusantara menilai integrasi antara sistem deteksi dini dan pusat komando menjadi elemen penting dalam meminimalkan risiko kebakaran. Melalui pusat kendali tersebut, berbagai perangkat seperti CCTV, fire alarm, hingga sensor asap dapat beroperasi dan melakukan pemantauan selama 24 jam.













Komentar