TALIABU – Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu menegaskan komitmennya mempercepat penanggulangan kemiskinan melalui kebijakan yang lebih terarah, berbasis data dan melibatkan lintas sektor.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Pulau Taliabu, La Ode Yasir, dalam Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Maluku Utara di Sofifi, Selasa (11/8/2026).
Dalam paparannya, La Ode Yasir menyebut jumlah penduduk Pulau Taliabu hingga Juli 2026 mencapai 69.256 jiwa, yang tersebar di delapan kecamatan dan 71 desa.
Sementara itu, persentase penduduk miskin Taliabu pada 2025 tercatat 6,63 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata Provinsi Maluku Utara sebesar 5,81 persen.
Sejumlah wilayah menjadi lokus prioritas intervensi karena masuk kategori kemiskinan sangat tinggi, yakni Kecamatan Taliabu Timur Selatan, Taliabu Timur, Taliabu Selatan dan Taliabu Utara. Sedangkan Kecamatan Taliabu Barat masuk kategori rendah.
Pemkab Taliabu juga mengalokasikan anggaran sektor kemiskinan sebesar Rp84,75 miliar pada APBD 2026. Anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung berbagai program penanggulangan kemiskinan.
La Ode Yasir mengatakan, keterbatasan kapasitas fiskal daerah yang tergolong sangat rendah dan masih bergantung pada dana transfer pusat tidak boleh menjadi alasan untuk mengendurkan upaya pengentasan kemiskinan.
“Kami memiliki komitmen yang kuat untuk memperbaiki kualitas data perencanaan berbasis eviden, sehingga intervensi penanganan kemiskinan lebih terarah, sesuai kebutuhan wilayah, berbasis data dan berkelanjutan,” demikian poin penting dalam paparannya.
Saat ini, Pemkab Taliabu juga tengah memfinalisasi Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) 2026-2030, sekaligus melakukan pembaruan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) berbasis nama dan alamat.
Berdasarkan data Dinas Sosial, terdapat 26.959 jiwa yang masuk Desil 1 hingga Desil 4. Rinciannya, Desil 1 sebanyak 8.224 jiwa, Desil 2 sebanyak 6.637 jiwa, Desil 3 sebanyak 6.211 jiwa dan Desil 4 sebanyak 5.887 jiwa.
Hingga Triwulan II 2026, bantuan telah disalurkan kepada 2.654 penerima, terdiri dari 2.357 penerima melalui Kantor Pos dan 297 penerima melalui Bank Himbara.
Selain itu, Pemkab Taliabu mendorong perbaikan Profil Desa berbasis by name by address agar data kependudukan, potensi serta kondisi desa semakin valid dan dapat menjadi dasar penentuan kebijakan.
Langkah tersebut diharapkan mampu memastikan program pengentasan kemiskinan benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan dan berjalan lebih efektif serta berkelanjutan.(*)













Komentar