DPRD Dapil Selatan Taliabu Dinilai Tak Bermanfaat

TALIABU – Aktivis Muflihun La Guna menyoroti Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Pemilihan (Dapil) 1 yang membidangi wilayah Selatan Taliabu, yakni Taliabu Barat, Taliabu Selatan, Tabona, dan Taliabu Timur Selatan tersebut kian menjauh dan tidak responsif terhadap aspirasi mendesak dari masyarakat konstituen sehingga terkesan tidak bermanfaat


“Wakil rakyat dari Dapil 1 ini kami nilai kurang hadir dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Ini bukan sekadar amarah, tetapi panggilan agar mereka kembali mengingat mandat rakyat yang mereka wakili,” ujar Muflihun La Guna.

Muflihun memaparkan sejumlah poin krusial yang melatarbelakangi kekecewaan publik di wilayah pemilihan tersebut, diantaranya
minimnya penyaluran aspirasi, dimana masyarakat merasa kebutuhan dasar mereka, terutama terkait pembangunan infrastruktur, akses pendidikan, dan pelayanan publik, tidak tersalurkan dengan baik.

Ia menilai anggota DPRD lebih sibuk berkutat dengan agenda politik dan kepentingan internal dibandingkan turun langsung ke lapangan untuk mendengar keluhan warga.

Menurutnya, Isu infrastruktur yang masih minim di empat wilayah kecamatan Dapil 1 menjadi perhatian utama yang dianggap kurang mendapat perhatian serius dari dewan.

Ditambah lagi kurangnya komunikasi yang efektif antara DPRD dan masyarakat menyebabkan aspirasi sering kali tidak tersampaikan, memperburuk ketidakpercayaan publik.


Menurutnya, DPRD seharusnya berperan sebagai jembatan utama untuk menampung dan menerjemahkan aspirasi menjadi kebijakan, kini dinilai kehilangan legitimasinya di mata warga.

Muflihun menyatakan bahwa aktivisme mahasiswa memiliki peran penting sebagai kekuatan penyeimbang (kontrol sosial).

“Kami akan terus mendesak agar DPRD Dapil 1 kembali fokus pada mandat rakyat, alih-alih pada kepentingan partai atau kelompok tertentu,” tandasnya.(*)

Komentar