Kepsek SMP di Sula Diduga Tahan Buku Rekening dan Potong Dana PIP Siswa

KEPULAUAN SULA – Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Sulabesi Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula, Sarfan Haimia, diduga melakukan pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) milik 10 siswa.

Kasus ini mencuat setelah salah satu orang tua siswa mengeluhkan bahwa anaknya tidak menerima dana PIP meskipun telah memiliki buku rekening.
Lebih miris lagi, buku rekening siswa tersebut diduga ditahan oleh pihak sekolah.

Sarfan saat dikonfirmasi pada Jumat (3/10/2025), mengaku belum mengetahui pasti siapa saja siswa penerima PIP di sekolahnya.

“Saya belum tahu. Kalau saya tahu siswanya, maka saya bisa jelaskan,” ujar Sarfan.

Namun, saat ditanya terkait keberadaan buku rekening PIP, ia membenarkan bahwa pihak sekolah yang memegang buku tersebut.

“Buku rekening dari pihak sekolah yang pegang,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa dana PIP diberikan sebesar Rp300.000 per triwulan,

“Dana biasanya dicairkan untuk dua triwulan dalam satu tahun. Kalau siswa yang orang tuanya PNStidak berhak menerima bantuan tersebut,” tutupnya.(*)

Komentar