Lanjutkan Pesan Presiden Prabowo, Ketua Tani Sula: Program Tani Pro-Rakyat

KEPULAUN SULA – Ketua Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Kepulauan Sula, Mhd Rismit Teapon, menegaskan bahwa kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto dalam satu tahun kepemimpinannya telah memberikan dampak nyata yang menyentuh kebutuhan dasar petani hingga ke tingkat desa.

Hal tersebut ia sampaikan saat mewakili aspirasi daerah dalam rangkaian acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan nasional di Cilebar, Karawang, Rabu (7/1).

Rismit menjelaskan bahwa pesan dari Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, sangat relevan dengan kondisi di lapangan, termasuk di Kepulauan Sula.

Menurutnya, keberpihakan pemerintah dalam bentuk program pro-petani menjadi faktor utama munculnya kegembiraan di desa-desa.

Ia menyoroti langkah strategis pemerintah seperti penurunan harga pupuk serta optimalisasi penyerapan hasil panen sebagai bukti nyata kehadiran negara.
“Kebijakan yang langsung menyentuh grassroot inilah yang selama ini dinantikan oleh para petani dan masyarakat desa. Kami melihat sendiri bagaimana program Pak Prabowo membawa perubahan signifikan bagi kesejahteraan mereka,” ujar Rismit mengutip pernyataan pusat. Kamis (8/1/2025)

Lebih lanjut, Rismit memaparkan bahwa kebijakan penghentian impor komoditas tertentu, seperti jagung, telah menciptakan keadilan harga di tingkat produsen.

Saat ini, harga penyerapan jagung berada di kisaran Rp5.500 per kilogram, sementara gabah padi stabil di angka Rp6.500 hingga Rp7.000 per kilogram.

Kondisi ini dinilai mampu meningkatkan margin keuntungan bagi petani di daerah sekaligus menjaga stabilitas harga pangan bagi konsumen secara nasional.

Selain masalah harga, Rismit juga menekankan pentingnya perhatian pemerintah pusat terhadap modernisasi alat pertanian dan ketersediaan energi seperti solar di daerah-daerah kepulauan.

Hal ini penting untuk memastikan produktivitas petani tetap terjaga guna mendukung visi besar swasembada pangan.

Menutup pernyataannya, Rismit menegaskan bahwa sosok Presiden Prabowo kini dianggap sebagai

“Panglima Petani” oleh masyarakat bawah. “Petani adalah pahlawan pangan bangsa. Dengan dukungan nyata dari pemerintah, kami di daerah optimis swasembada pangan akan terus terjaga dan membawa kesejahteraan bagi seluruh petani Indonesia,” pungkasnya.(*)

Komentar