Publiknesia.com – Komitmen Pemerintah Desa Bobong untuk menjadikan teknologi sebagai alat kemajuan desa mendapat dukungan penuh dari Commonroom, sebuah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang literasi digital dan pengembangan komunitas.
Dukungan ini diwujudkan melalui pelatihan Training of Trainers (ToT) Literasi Digital yang dimulai Selasa (16/4/2025) di Desa Bobong.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pulau Taliabu, Dr. Salim Ganiru, dan diikuti oleh sekitar 20 peserta yang terdiri dari guru, pemuda, kader desa, dan perwakilan organisasi masyarakat serta SIK Taliabu
Pelatihan ini bertujuan mencetak pelatih lokal yang mampu mengedukasi komunitas masing-masing tentang pentingnya literasi digital dan keamanan siber.
Dalam sambutannya, Dr. Salim menyatakan bahwa literasi digital telah menjadi kebutuhan mendasar di era digital saat ini. Ia mendorong masyarakat desa untuk lebih aktif dan siap menghadapi perubahan teknologi yang semakin pesat.
“Literasi digital adalah kunci kemajuan desa. Kita harus mampu menggunakan teknologi dengan aman dan produktif,” ujar Salim.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa) Bobong yang telah berhasil mengelola layanan internet di desa.
Layanan tersebut kini menjangkau ratusan pelanggan dan memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Desa (PAD).
“Dengan mengelola layanan internet, Bumdesa Bobong berhasil menciptakan sumber pendapatan baru. Jika setiap pelanggan membayar Rp300 ribu per bulan, dengan 100 pelanggan, pendapatan desa bisa mencapai Rp30 juta per bulan. Ini merupakan potensi besar bagi pembangunan desa,” jelas Salim.
Sekda juga mengajak desa-desa lain di Pulau Taliabu untuk meniru inovasi Bumdesa Bobong dalam mengembangkan usaha berbasis teknologi. Pemerintah daerah, katanya, siap mendampingi pengembangan BUMDes digital di wilayah lain.
“Desa lain harus berani mengikuti jejak Bumdesa Bobong. Pemda siap mendampingi untuk pengembangan BUMDes berbasis jasa digital,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan Commonroom, Somad, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya membangun kemandirian teknologi di tingkat lokal.
“Kemajuan teknologi seharusnya menjadi peluang, bukan ancaman. Dengan pelatihan ini, kami ingin melatih pelatih lokal yang bisa mengedukasi masyarakat tentang pentingnya literasi digital dan keamanan dunia maya,” ujar Somad.
Penjabat Kepala Desa Bobong, Nasrun Mustafa, mengapresiasi kehadiran Commonroom yang telah memilih desanya sebagai lokasi pelatihan literasi digital
Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan visi Pemerintah Desa Bobong dalam memajukan warganya melalui teknologi.
“Desa sekarang bukan hanya butuh sinyal dan jaringan, tapi juga butuh pemahaman tentang bagaimana teknologi digunakan secara aman dan produktif. Pelatihan ini sangat penting untuk membekali warga kami dengan keterampilan yang dapat meningkatkan kualitas hidup mereka,” ujar Nasrun.
Ia berharap, para peserta mampu menyerap ilmu yang diberikan dan menjadi agen perubahan, khususnya dalam pengembangan Sekolah Internet Komunitas (SIK) Taliabu yang digagas desa.
“Saya berharap peserta betul-betul menyerap ilmu dari pelatihan ini dan menerapkannya untuk membangun desa kami. Desa harus melek teknologi, bukan hanya sekadar memiliki internet, tetapi juga menggunakannya untuk kemajuan bersama,” pungkasnya.(Redaksi)













Komentar