KEPULAUN SULA – Langkah responsif diambil oleh jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sula dalam menyikapi bencana alam yang menimpa masyarakat. Sejumlah Anggota Komisi III DPRD, yakni Ramli Tidore, Moh. Azwan Soamole, dan Irham Soamole, turun langsung meninjau lokasi banjir di Desa Waisakai, Kecamatan Mangoli Utara Timur. Kamis, (12/3/2026).
Kunjungan lapangan ini dilakukan bersama Pemerintah Daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Kehadiran tim gabungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi riil masyarakat yang terdampak setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir, yang mengakibatkan sedikitnya 17 rumah rusak berat dan 30 lainnya terendam air.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Sula, Ramli Tidore, menegaskan bahwa peninjauan ini merupakan bagian dari tanggung jawab lembaga legislatif untuk memastikan pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata.
Menurutnya, kondisi warga yang kehilangan tempat tinggal maupun yang rumahnya terendam harus menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat.
Dalam kesempatan tersebut, Ramli Tidore menyampaikan kutipan langsung terkait tujuan utama kedatangan mereka ke lokasi bencana.
“Kami bersama BPBD dan PUPR turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi riil di lapangan. Hasil peninjauan ini nantinya akan menjadi dasar untuk mendorong langkah penanganan yang cepat, baik dalam membantu warga terdampak maupun mencari solusi agar kejadian serupa tidak terus berulang,” ungkapnya
Ramli juga menambahkan bahwa Komisi III akan terus mengawal seluruh proses pemulihan pascabencana. Hal ini mencakup dorongan terhadap pemerintah daerah untuk menyiapkan skema penanganan jangka pendek berupa bantuan logistik, hingga solusi jangka panjang terkait perbaikan infrastruktur agar masyarakat merasa lebih aman, terutama saat memasuki musim penghujan.
Berdasarkan amatan media, selain melakukan pemantauan fisik, tim teknis dari BPBD dan Dinas PUPR juga mulai melakukan pendataan mendalam terkait total kerugian serta mengevaluasi kerusakan infrastruktur yang ditimbulkan oleh luapan air.(*)













Komentar