TALIABU – Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Mus, bersama Wakil Bupati La Ode Yasir turun langsung memelototi kemampuan para kandidat dalam uji kompetensi seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkup Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu yang digelar secara virtual, Rabu, (28/1/2026).
Genderang perombakan kabinet di lingkup Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu resmi ditabuh dengan dimulainya tahapan Uji Kompetensi Teknis Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang digelar secara virtual. Rabu, (28/1/2026).
Diidampingi Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara Samsuddin Abdul Kadir, serta Pj Sekda Taliabu Hayatudin Fataruba turut menguji kemampuan para calon pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Pada sesi pembuka yang berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 WIT, sebanyak 15 pejabat administrator harus berhadapan dengan panelis dalam sesi wawancara mendalam.
Fokus pengujian pada Sesi I ini menyasar jabatan-jabatan strategis yang menjadi tulang punggung daerah, mulai dari sektor pengawasan di Inspektorat Daerah hingga pelayanan vital di Dinas Kesehatan.
Kepala BKPSDMA Pulau Taliabu, Surati Kene, mengungkapkan bahwa selain Inspektorat dan Dinas Kesehatan, tiga instansi lain yang diuji pada sesi perdana ini adalah Sekretariat DPRD, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta internal BKPSDMA sendiri.
Menurutnya, pimpinan di sektor-sektor kunci tersebut wajib memiliki standar kompetensi yang mumpuni agar selaras dengan visi besar yang diusung pemerintah daerah.
Surati menegaskan bahwa keterlibatan pimpinan tertinggi ini menjadi jaminan bahwa setiap peserta mendapatkan panggung yang setara dan penilaian yang adil berdasarkan kapasitas masing-masing, bukan karena kedekatan personal.
Agenda ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan upaya penggalian potensi dan kesiapan mental para kandidat dalam menghadapi tantangan daerah yang semakin kompleks.
Ia mengungkapkan, pihak Komite Talenta pun berkomitmen penuh menjaga integritas proses ini demi melahirkan pimpinan yang benar-benar berintegritas.
“Setelah tuntasnya pengujian di sektor pengawasan dan kesehatan pada pagi hari, rangkaian ujian langsung dilanjutkan ke Sesi II pada sore hari,” imbuhnya
Diketahui, kursi pimpinan yang diperebutkan berikutnya meliputi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pariwisata, Bappeda, Dinas Perhubungan, hingga Dinas Pemuda dan Olahraga.
Berikut nama peserta yang mengikuti ujian kompetensi di hari pertama :
Sesi I (10.00 – 12.00 WIT)
Inspektorat Daerah
- Muhammad Ridwan Azis
- Rasid La Baily
- Siti Hasni La Yoo
Sekretariat DPRD - Arjadin Maundu
- La Karidu Hamura
- Sukrin La Sanya
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik - Darmawan Salawane
- Haruna Masuku
- Kamirudin
Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Aparatur - Ahmad Tahir Tarauntu
- Hermensi
- Muhayati
Dinas Kesehatan - dr. Alit Darma Asmara
- Hajana
- Nurbintang Talaohu
Sesi II (14.00 – 16.00 WIT)
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil - Gafarudin
- Hermensi
- Jamrudin Ode Daewa
Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif - Darlin Hamsale
- Muhayati
- Susiati
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Riset dan Inovasi Daerah - Kamaruddin La Utu
- Kamirudin
- Mahyudin Aminda
Dinas Perhubungan - Burhanudin Kaunar
- Martono
- Ruslan La Habibu
Dinas Pemuda dan Olahraga - Aema Larakaba
29 Darmawan Salawane - Sarifudin Soamole
Secara keseluruhan, tercatat ada 39 peserta yang bersaing ketat dalam ajang uji kompetensi ini. Rangkaian seleksi intensif tersebut dijadwalkan akan terus bergulir hingga puncaknya pada Jumat, 30 Januari 2026 mendatang.(*)













Komentar