TALIABU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulau Taliabu mengeluarkan imbauan resmi terkait kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda wilayah Maluku Utara yang berlaku mulai tanggal 13 hingga 19 April 2026.
Plt Kepala BPBD, Rasid La Baily, SH, menyampaikan, seluruh elemen masyarakat, terutama yang berada di wilayah rawan, harus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi dinamika cuaca sepekan ke depan.
“Keselamatan warga adalah prioritas utama sehingga koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa perlu diperkuat untuk memastikan informasi sampai ke tingkat paling bawah,” ujarnya
Ia meminta agar masyarakat yang bermukim di dekat bantaran sungai diminta untuk terus memantau pergerakan ketinggian air dan segera melaporkan apabila terjadi luapan yang berpotensi masuk ke area pemukiman warga.
Warga yang tinggal di kawasan lereng pegunungan juga diingatkan untuk mewaspadai ancaman tanah longsor yang kerap dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan.
Tak hanya itu, dirinya juga mengimbau kewaspadaan bagi para nelayan yang berencana melakukan aktivitas melaut diimbau agar selalu memperhatikan kondisi cuaca terkini guna menghindari risiko kecelakaan di laut akibat gelombang tinggi atau badai yang datang secara tiba-tiba.
Rasid La Baily berharap bahwa imbauan ini dapat menjadi perhatian dan kesiapsiagaan bersama demi meminimalisir dampak yang tidak diinginkan.
“Kami meminta seluruh jajaran pemerintahan di tingkat bawah untuk aktif menyampaikan informasi cuaca secara berkala kepada masyarakat di wilayah masing-masing agar tetap waspada namun tidak panik dalam menghadapi potensi cuaca buruk ini,” tandasnya.(*)













Komentar