Pemkab Taliabu Gandeng Kemenag Perkuat Ketahanan Keluarga Lokal

TALIABU, Publiknesia.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pulau Taliabu. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung pada Selasa (3/11/2026).

Langkah kolaboratif ini difokuskan pada tiga aspek utama, optimalisasi penggunaan aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (ELSIMIL), penguatan edukasi ketahanan keluarga bagi calon pengantin, serta peningkatan peran aktif ayah melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).

Sinergi lintas sektor ini diharapkan menjadi sarana efektif dalam memperkuat pembinaan calon pengantin, mendorong keterlibatan figur ayah dalam pengasuhan anak, serta mempercepat penurunan angka stunting demi mencetak sumber daya manusia berkualitas di Pulau Taliabu.

Kepala DPPPAKB Taliabu, Surati Kene menyampaikan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter dan tumbuh kembang anak. Menurutnya, masalah ketahanan keluarga dan stunting tidak dapat diselesaikan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi erat.

“Dinas PPPAKB bertanggung jawab dalam penguatan ketahanan keluarga, perlindungan perempuan dan anak, serta percepatan penurunan stunting. Sementara Kemenag memiliki peran strategis dalam pembinaan calon pengantin, penguatan nilai-nilai agama, dan pembentukan keluarga sakinah. Sinergi ini adalah kunci,” ujar Surati Kene, Kadis PPPAKB Pulau Taliabu dalam sambutannya.

Ia menegaskan agar penandatanganan PKS ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial atau dokumen administratif semata, melainkan harus dibuktikan dengan kerja-kerja nyata di lapangan.

“Saya berharap kerja sama ini benar-benar diwujudkan melalui program nyata, koordinasi yang berkelanjutan, serta monitoring dan evaluasi secara berkala agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya calon pengantin dan anak-anak kita,” harapnya.

Secara teknis, optimalisasi ELSIMIL akan dilaksanakan melalui pembinaan di Kantor Urusan Agama (KUA) yang terintegrasi dengan edukasi, skrining kesehatan, dan pendampingan oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK).

Selain itu, melalui gerakan GATI, para ayah di Pulau Taliabu didorong untuk tidak hanya berperan sebagai pencari nafkah, tetapi juga terlibat aktif dalam pendidikan, pengasuhan, dan perlindungan anak.(*)

Komentar