Pemprov Malut Didesak Segera Tangani Kerusakan Jalan di Kepulauan Sula

KEPULAUN SULA — Hujan deras yang melanda wilayah Kepulauan Sula dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah infrastruktur, termasuk jalan, jembatan, dan rumah warga. Kondisi ini mengakibatkan akses antar desa terputus dan aktivitas masyarakat lumpuh total.

Kerusakan jalan yang terjadi tak hanya berdampak pada mobilitas warga, tetapi juga melumpuhkan kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat setempat.

Ketua Gerakan Pemuda Marhaen (GPM) Sula, Irfandi Norau, mendesak Pemerintah Provinsi Maluku Utara segera mengambil langkah cepat untuk memperbaiki ruas jalan provinsi yang rusak, khususnya dari Desa Fokalik hingga Desa Kabau. Jalur tersebut merupakan akses utama menuju Kota Sanana, ibu kota Kabupaten Kepulauan Sula.

“Saat ini, aktivitas ekonomi dan akses menuju ibu kota sangat sulit, bahkan sudah tidak bisa dilalui kendaraan,” ujar Irfandi Norau, Minggu (29/6/2025).

Ia berharap Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, segera merespons keluhan masyarakat dan menindaklanjuti persoalan ini.

“Sudah cukup Sula dianak-tirikan oleh pemerintahan sebelumnya. Sula adalah bagian dari Maluku Utara dan berhak mendapatkan perhatian yang sama,” tegas Irfandi.

Ia menambahkan, perbaikan infrastruktur jalan merupakan kebutuhan mendesak demi kelancaran mobilitas warga dan peningkatan ekonomi lokal.

“Dengan akses jalan yang baik, kami bisa menghidupkan kembali aktivitas perdagangan dan pariwisata. Ini tentu akan berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.(Byu)

Komentar