Pemuda Asal Kaporo Ditikam di Pesta Pernikahan, Dilarikan ke RSUD Sanana

KEPULAUAN SULA – Seorang pemuda asal Desa Kaporo, Kecamatan Mangoli Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula, menjadi korban penikaman saat menghadiri pesta pernikahan di Desa Waikafia.


Korban diketahui bernama Riman Umaaya (23). Ia mengalami luka tusuk di bagian dada kanan dan langsung dilarikan ke RSUD Sanana untuk mendapatkan perawatan medis.


Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 02.30 WIT, tepatnya di depan lapangan sepak bola Desa Waikafia.


Istri korban, Ica Yuliana Sibela (25), menjelaskan bahwa kejadian bermula saat pesta pernikahan sempat diwarnai keributan. Korban kemudian keluar untuk memastikan tidak ada warga dari desanya yang terlibat.


“Suami saya hanya ingin mengecek, takutnya ada warga Kaporo yang ikut berkelahi, tapi ternyata tidak ada,” ujarnya, Minggu (19/4/2026).


Sebelum tiba di lokasi pesta, korban sempat berhenti dan berbincang dengan seorang temannya, warga Desa Wailab, sekitar 10 meter dari tenda acara.


Namun, saat sedang berbincang, tiba-tiba pelaku datang dan langsung menusuk korban di bagian dada kanan menggunakan senjata tajam.


“Pelaku langsung menikam lalu melarikan diri. Suami saya langsung jatuh di tempat,” kata Ica.


Korban mengaku tidak mengenali pelaku. Namun, ia menduga pelaku merupakan warga Desa Wailab. Saat kejadian, korban dalam kondisi panik sehingga tidak sempat melihat jelas pelaku.


Menurut keluarga, korban tidak memiliki masalah dengan siapa pun. Ia juga baru kembali dari cuti kerja sekitar dua pekan lalu.
Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WIT. Keluarga berharap pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.


“Kami minta pelaku segera ditangkap dan dihukum sesuai aturan,” tegas Ica.

Komentar