TALIABU – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) Kabupaten Pulau Taliabu, Surati Kene, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat komitmen dalam melindungi dan memenuhi hak-hak anak pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026.(23/26)
Hal tersebut disampaikan Surati Kene saat membacakan sambutan pada peringatan Hari Anak Nasional yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan.”
Menurutnya, Hari Anak Nasional bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum penting untuk mengingatkan seluruh pihak bahwa anak merupakan amanah, generasi penerus bangsa, sekaligus aset paling berharga bagi masa depan Kabupaten Pulau Taliabu.
“Perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama keluarga, masyarakat, dunia pendidikan, dunia usaha, media, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Surati Kene.
Ia juga mengajak para orang tua untuk lebih aktif mendampingi anak, membangun komunikasi yang baik di lingkungan keluarga, serta memberikan teladan positif.
Sementara kepada para guru dan tenaga pendidik, ia berharap agar terus menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, ramah anak, serta bebas dari kekerasan dan perundungan.
Di akhir sambutannya, Surati Kene mengajak seluruh masyarakat Pulau Taliabu untuk meningkatkan kepedulian terhadap setiap anak dan tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya tindak kekerasan maupun pelanggaran terhadap hak-hak anak.
“Melalui Hari Anak Nasional ke-42 ini, mari kita wujudkan Kabupaten Pulau Taliabu yang ramah anak, sehingga lahir generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan mampu menjadi penerus pembangunan daerah serta bangsa Indonesia,” tutupnya.(*)



















Komentar