TALIABU – Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Taliabu menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu sebagai upaya memperkuat kapasitas kader, meningkatkan koordinasi lintas sektor, serta mendorong keterlibatan aktif pemerintah desa dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.
Kegiatan yang menghadirkan narasumber Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, dr. Andi Sakurawati, M.M.Kes, ini diikuti oleh Tim Pembina Posyandu, kader posyandu, perangkat desa, serta para pemangku kepentingan terkait.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Taliabu menegaskan bahwa Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan primer yang memberikan layanan promotif dan preventif bagi seluruh siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja hingga lanjut usia.(27/06/2026)
Menurutnya, keberadaan Posyandu memiliki peran strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Namun, kondisi Posyandu di Pulau Taliabu masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, rendahnya partisipasi masyarakat, serta belum optimalnya dukungan pemerintah desa.
“Posyandu bukan hanya tempat menimbang balita, tetapi harus menjadi pusat edukasi, pelayanan kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Dukungan pemerintah desa sangat penting agar Posyandu dapat berkembang dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” ujar Kepala Dinas Kesehatan
Ia menjelaskan bahwa sesuai ketentuan perundang-undangan, Posyandu kini berkedudukan sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) yang harus mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan.
Melalui pelaksanaan bimbingan teknis ini, Dinas Kesehatan berharap Tim Pembina Posyandu mampu meningkatkan kompetensi kader, memperkuat sinergi antara tenaga kesehatan dan pemerintah desa, serta mendorong optimalisasi layanan Posyandu di seluruh wilayah Kabupaten Pulau Taliabu.
Kepala Dinas juga menekankan bahwa sinergi antara kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa menjadi kunci dalam mendukung percepatan penurunan stunting, peningkatan cakupan imunisasi, serta membangun budaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.
“Melalui revitalisasi Posyandu, kita mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sesuai dengan semangat transformasi layanan primer yang sedang digalakkan Kementerian Kesehatan,” tegasnya.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu menghasilkan Tim Pembina Posyandu yang lebih profesional, aktif, dan siap mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan hingga ke tingkat desa demi terwujudnya masyarakat Kabupaten Pulau Taliabu yang lebih sehat.(*)













Komentar