Puluhan Keluarga Penerima Manfaat di Taliabu Peroleh Bantuan Usaha Ekonomi Produktif

TALIABU – Dinas Sosial Kabupaten Pulau Taliabu menyerahkan Paket Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada 94 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 13 desa.

Penyerahan bantuan ini diprioritaskan bagi 47 pelaku industri rumahan pembuatan kue dan 47 pelaku industri pembuatan sagu atau minyak kelapa.

Bantuan diserahkan langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pulau Taliabu, Hayatudin Fataruba, dengan didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pulau Taliabu, Burhan Garusu.

Dalam arahannya, Hayatudin menekankan pentingnya bantuan ini sebagai stimulan ekonomi bagi masyarakat kecil.

“Secara khusus saya mengucapkan terima kasih kepada Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara yang telah merealisasikan usulan program bantuan UEP untuk kami di Taliabu,” ucap Hayatudin saat memberikan sambutan.

Ia menjelaskan bahwa UEP merupakan bantuan modal kerja yang bertujuan untuk mendorong produktivitas, bukan sekadar bantuan sosial yang habis pakai.

Hayatudin juga mengingatkan para penerima agar menjaga komitmen dalam mengelola peralatan yang telah diberikan oleh pemerintah.

“Saya berharap dengan adanya stimulan ini Bapak dan Ibu dapat mandiri secara ekonomi dan ke depannya dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya.

Gunakanlah alat tersebut dengan penuh tanggung jawab, kreatif, dan semangat pantang menyerah agar usahanya terus berkembang,” harapnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pulau Taliabu, Burhan Garusu, memastikan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan telah melalui proses verifikasi yang ketat.

Hal ini dilakukan guna menjamin bantuan jatuh ke tangan yang benar-benar membutuhkan dan siap untuk produktif.

“Yang menerima ini sudah sesuai, mereka memenuhi syarat dan saya pastikan bantuan ini akan tersalurkan sesuai dengan data yang ada. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat serta dapat meningkatkan ekonomi keluarga,” tegas Burhan

Adapun bantuan yang diberikan terdiri dari berbagai peralatan teknis. Untuk industri kue, paket yang diserahkan meliputi kompor hock, panci kukus, oven, mixer, hingga berbagai jenis cetakan. Sementara untuk industri sagu dan bantuan berupa mesin parut, wajan, serta wadah bokor berbagai ukuran untuk menunjang proses produksi.(*)

Komentar