TALIABU – Peringatan Hari Ulang Tahun Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) di Kabupaten Pulau Taliabu menjadi momentum penting untuk mengukuhkan komitmen pendidikan anak usia dini.(30/08/2025)
Sebagai bagian dari perayaan tersebut, Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Pulau Taliabu, Surati Kene, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi menyukseskan kebijakan Wajib Belajar 1 Tahun Pra-Sekolah.
Ajakan ini disampaikan dalam acara “Parenting Day (Edukasi)” yang dihadiri para pendidik, orang tua, dan berbagai pemangku kepentingan.

Menurut Surati, program ini merupakan pondasi awal yang krusial untuk mencetak generasi emas di Maluku Utara.
“Setiap anak usia 5-6 tahun berhak mendapatkan layanan PAUD yang berkualitas, bukan hanya dari ketersediaan lembaga, tetapi juga dari mutu pembelajaran yang baik dan dukungan penuh dari orang tua,” ujar Surati.
Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor.
Ia mengajak pemerintah daerah, organisasi mitra, dan dunia usaha untuk bahu-membahu memastikan anak-anak siap memasuki jenjang pendidikan dasar dengan bekal fondasi yang kuat.
Selain kebijakan Wajib Belajar Pra-Sekolah, Surati juga menyoroti pentingnya beberapa program prioritas lainnya yang perlu didukung secara aktif
Diantaranya, peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan, pemenuhan layanan PAUD Holistik Integratif, serta penguatan tata kelola pendidikan anak usia dini,”
Surati juga mengajak untuk mewujudkan PAUD bermutu di setiap pelosok Maluku Utara melalui inovasi, gotong royong, dan kepedulian bersama
“Saya percaya, ketika semua pihak bersinergi mulai dari pemerintah, pendidik, orang tua, hingga masyarakat luas, maka masa depan anak-anak kita akan lebih cerah, berdaya saing, dan siap menjadi pemimpin masa depan bangsa,” pungkasnya.(*)



















Komentar