KEPULAUAN SULA – SMK Negeri 1 Kabupaten Sula menerima alokasi Dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk triwulan pertama tahun 2025.
Dana sebesar Rp77.850.000 ini akan digunakan untuk periode April hingga Juni 2025, dengan alokasi Rp75.000 per siswa per bulan bagi 346 siswa aktif.
Kepala SMK Negeri 1 Kabupaten Sula, Tuti Gailea, menjelaskan bahwa dana BOSDA ini merupakan dukungan signifikan untuk program pendidikan gratis yang digagas oleh Gubernur Sherly.
“Kami akan menggunakan dana ini sesuai dengan petunjuk teknis yang ada,” kata Tuti.
Ia memastikan bahwa dana tersebut akan dialokasikan untuk kegiatan yang menunjang pembelajaran dan pengembangan potensi siswa, serta pembayaran honorarium bagi panitia kegiatan.
Tuti juga menegaskan bahwa, sesuai juknis, dana BOSDA tidak diperbolehkan untuk pengadaan seragam siswa baru.
“Fokus kami adalah pada kegiatan yang bermanfaat langsung bagi peningkatan mutu pendidikan,” tambahnya.
Dalam pengelolaannya, SMK Negeri 1 Kabupaten Sula berkomitmen untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas.
Pihak sekolah akan melibatkan komite sekolah dan secara berkala melaporkan penggunaan dana kepada Dinas Pendidikan setempat.
“Dengan dukungan BOSDA ini, kami berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih aktif, kreatif, dan menyenangkan bagi seluruh siswa,” ujar Tuti.
Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara atas kebijakan pendidikan gratis untuk jenjang SMA, SMK, MTs, dan sekolah swasta.
Kebijakan ini dinilai sangat membantu meringankan beban orang tua dan siswa, sekaligus memastikan kelancaran berbagai kegiatan di sekolah.
Tuti Gailea berharap bahwa BOSDA akan terus menjadi sumber daya penting dalam upaya sekolah untuk menyediakan pendidikan berkualitas yang dapat diakses oleh semua siswa.(*)













Komentar