Sudah Sebulan, Belum Ada Perbaikan Jembatan Darurat Bobong-Talo

Publiknesia.com – Sudah sebulan berlalu, namun belum ada langkah konkret dari pemerintah daerah Kabupaten Pulau Taliabu untuk memperbaiki jembatan penghubung jalan utama Bobong-Talo yang rusak akibat banjir.(09/08/2024)

Jalan ini merupakan satu-satunya akses vital bagi warga setempat. Kini, pengguna jalan terpaksa menggunakan alternatif lain dengan melewati jembatan darurat buatan warga yang dikenakan tarif.

“Sepeda motor dipatok tarif Rp 5.000, sementara mobil dikenakan biaya bervariasi mulai dari Rp 25.000 hingga Rp 50.000 sekali lewat,” ujar seorang penjaga jembatan kayu.

Warga setempat berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk memperbaiki infrastruktur agar mobilitas kembali lancar.

Mereka juga menginginkan solusi jangka panjang agar masalah jembatan putus tidak terulang kembali.

“Pengendara berharap solusi jangka panjang dapat segera diterapkan agar masalah jembatan putus tidak terjadi lagi,” kata salah satu pengendara yang enggan disebutkan namanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Nesia, jembatan darurat tersebut dianggarkan oleh BPBD Taliabu, namun baru berumur sebulan sudah rusak dan dibiarkan oleh pihak yang menangani proyek tersebut.(Redaksi)

Komentar