MALUKU UTARA – Malut United bertekad menjaga tren positif saat menjamu pemuncak klasemen sementara, Borneo FC, dalam laga tunda pekan ke-8 BRI Super League 2025-2026.
Fokus pada konsistensi dan kembalinya pilar utama menjadi modal penting bagi skuad “Laskar Kie Raha” untuk mengamankan poin penuh di kandang sendiri.
Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Minggu (28/12/2025) pukul 15.30 WIT ini, menjadi ujian krusial bagi Malut United.
Meski lawan yang dihadapi adalah pemimpin klasemen, Pelatih Kepala Malut United Hendri Susilo menegaskan bahwa timnya dalam kondisi mental yang sangat siap.
“Para pemain semakin termotivasi saat melawan tim kuat. Mentalitas pemain Malut United sudah teruji, dan saat ini konsistensi menjadi poin yang harus dijaga agar kami tidak kehilangan momentum,” ujar Hendri dalam sesi konferensi pers di Ternate, Sabtu (27/12/2025).
Malut United saat ini menjadi tim yang paling disorot berkat catatan impresif. Dari 18 klub peserta liga, hanya Laskar Kie Raha yang berhasil menjaga rekor tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir.
Rentetan hasil positif tersebut membawa Safrudin Tahar dan kawan-kawan bertengger di peringkat keempat klasemen dengan raihan 28 poin dari 14 laga.
Kekuatan Malut United dipastikan bertambah menyusul kembalinya dua pemain kunci, yakni bek Gustavo Franca dan penyerang sayap Yakob Sayuri.
Gustavo sebelumnya absen akibat akumulasi kartu kuning, sementara Yakob harus melewatkan tiga pertandingan akibat sanksi Komisi Disiplin PSSI.
“Semua pemain siap. Kembalinya Yakob dan Gustavo tentu menambah kekuatan serta kepercayaan diri tim,” kata Hendri yang hadir bersama Gustavo dalam jumpa pers tersebut.
Di sisi lain, Borneo FC yang mengoleksi 34 poin tetap menjadi ancaman serius meski tengah mengalami penurunan performa.
Skuad asuhan Fabio Lefundes itu gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhirnya. Namun, status mereka sebagai salah satu tim tersubur dengan torehan 27 gol membuat lini pertahanan Malut United harus ekstra waspada.
Gustavo Franca menekankan bahwa disiplin menjadi kunci utama meredam agresivitas “Pesut Etam”. “Pemain bekerja keras di setiap latihan. Kami harus tetap berkonsentrasi penuh untuk menjalani laga berat besok,” tuturnya.
Pihak panitia penyelenggara memastikan laga ini dapat dihadiri oleh suporter tuan rumah. Namun, sesuai regulasi PSSI dan I-League selaku operator kompetisi, pendukung tim tamu dilarang hadir di stadion.
Sekedar informasi, laga menarik ini akan disiarkan secara langsung melalui stasiun televisi Indosiar dan layanan streaming Vidio pada pukul 13.30 WIB atau 15.30 WIT.(*)













Komentar