TALIABU – Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Prof. Dr. Akmal Kamil, melakukan kunjungan kerja strategis di Kabupaten Pulau Taliabu untuk mendorong program ketahanan pangan mandiri sejak usia dini.
Didampingi Bupati Sashabila Mus, kunjungan tersebut dilakukan di dua sekolah sekaligus, yakni SMP Negeri 1 Taliabu Barat dan SMP Negeri Kawalo. Kamis (26/02/2026)
Dalam sambutannya, Prof. Akmal Kamil menjelaskan bahwa kemandirian bangsa harus dimulai dari kedisiplinan siswa dalam mengelola hal-hal kecil, salah satunya melalui pemeliharaan tanaman di lingkungan sekolah.
Ia menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari gerakan menanamkan tanggung jawab kepada siswa agar mampu mencintai tanah air dengan cara menghasilkan pangan sendiri secara lokal.
“Di sini kita belajar disiplin dan tanggung jawab dengan memelihara satu pohon atau tanaman. Seharusnya apa yang kita tanam dapat dijual di sini sehingga tidak perlu mendatangkan pasokan dari luar daerah. Ini adalah bagian dari cinta tanah air, jangan sampai uang kita lari keluar,” ujar Dirjen Akmal
Lebih lanjut, Dirjen Polpum mengakui bahwa semangatnya dalam menanamkan ketahanan pangan ini berakar pada pesan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan bahwa sebuah negara hanya akan aman jika mampu menguasai pangannya sendiri.
“Suatu bangsa tidak akan pernah bisa merdeka sepenuhnya jika tidak mampu mengurusi kebutuhan pangannya secara mandiri,” tambahnya
Sebagai langkah konkret untuk memastikan keberlanjutan program ini, Prof. Akmal secara khusus menitipkan Tim Ahli untuk membantu sekolah dalam mengelola kebun mandiri tersebut.
Kehadiran tim pendamping ini diharapkan dapat membimbing para guru dan siswa secara teknis, sehingga SMP Negeri 1 Taliabu Barat dan SMP Negeri Kawalo dapat bertransformasi menjadi role model atau percontohan bagi sekolah-sekolah lainnya di Taliabu.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Taliabu Sashabila Mus memberikan apresiasi tinggi atas komitmen Kemendagri dalam menyukseskan seluruh program kepala daerah.
Bupati menyatakan bahwa kemandirian tidak akan pernah tercapai jika masyarakat, terutama generasi muda, belum mampu mengelola potensi sumber daya yang dimiliki di wilayah sendiri.
Bupati Sashabila juga menjelaskan bahwa melalui langkah kecil ini, generasi masa depan Taliabu diajarkan untuk belajar mengelola, menghasilkan, dan pada akhirnya mampu menghidupkan sektor-sektor lainnya.
Ia pun menangkap visi Dirjen Polpum dengan menginstruksikan agar setiap sekolah di Taliabu memiliki kebun sendiri sebagai bagian dari sistem ketahanan pangan daerah.
“Tujuannya agar dari sekolah-sekolah ini kita memiliki generasi petani yang unggul. Ini adalah bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menguatkan ketahanan pangan yang dimulai dari sektor pendidikan,” pungkasnya.(*)



















Komentar