Publiknesia.com – Virginia Lestari R, seorang dokter umum di RSUD Bobong, Pulau Taliabu berhasil meraih beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk melanjutkan pendidikan spesialis.
Dengan latar belakang pendidikan dari Universitas Hasanuddin, Virginia berencana melanjutkan studi spesialis di bidang Obstetri dan Ginekologi.
Tiga universitas ternama, yakni Universitas Airlangga, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Gadjah Mada, menjadi pilihannya untuk melanjutkan pendidikan.
Virginia dikenal sebagai pribadi yang penuh integritas dan semangat belajar.
“Kemauan untuk terus belajar dan berkembang adalah kekuatan utama saya,” tutur Virgina kepada Nesia. Senin (05/08/2024)
Virginia juga memiliki pengalaman dalam berbagai kegiatan sosial dan pelatihan, seperti menjadi relawan di rumah sakit lapangan saat bencana di Palu tahun 2015 dan mengikuti kursus singkat intensif tentang pengelolaan limbah medis di Universitas Griffith, Brisbane.
Menurut, dokter berparas manis itu, kesuksesan ini tentu tidak lepas dari dukungan keluarganya.
“Orang tua saya selalu mendukung setiap langkah yang saya ambil. Mereka memahami pentingnya pengalaman belajar di luar negeri,” terangnya Virginia.
Selain prestasi akademik dan profesionalnya, Virginia juga memiliki visi jangka panjang untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Pulau Taliabu.
“Saya berencana untuk membangun rumah sakit terapung. Latar belakangnya adalah karena masalah kesehatan di sini bukan hanya keterbatasan SDM, tetapi juga masalah geografis. Musim utara dan selatan menjadi kendala besar bagi kami di Taliabu,” jelas Virginia.
Sebagai penerima beasiswa LPDP, Virginia berharap dapat memanfaatkan peluang ini untuk bekerja sama dengan sesama penerima beasiswa LPDP untuk mewujudkan rencananya.
“Saya berharap dengan adanya kapal ini, masalah kesehatan di Taliabu bisa teratasi dan membuat masyarakat lebih dekat dengan fasilitas kesehatan,” tambahnya.
Ketika ditanya mengenai dedikasinya untuk tetap tinggal di Taliabu, Virginia menegaskan bahwa keputusannya bukan semata-mata karena uang.
“Karena sedikitnya minat dokter untuk mengabdi ke daerah kepulauan, saya yang pernah tinggal dan besar di daerah ini memiliki rasa empati yang besar. Saya tumbuh besar di Pulau, jadi sangat paham apa yang menjadi masalahnya orang di sini,” ujar Virginia.
Dengan semangat dan tekadnya, Virginia berharap proyek jangka panjangnya ini dapat terealisasi dan membawa manfaat besar bagi Negeri Hemungsia Sia Dufu yang meluluhkan hatinya.(Redaksi)







Komentar