JAKARTA– Nelayan tradisional di kawasan Kali Adem, Muara Angke, menyampaikan aspirasi kepada Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Rakyat untuk Nusantara (ARUN) Jakarta Utara.
Aspirasi ini berkaitan dengan berbagai kendala yang mereka hadapi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari sebagai nelayan tradisional.
Permohonan tersebut diwakili oleh Tonjaya, salah satu nelayan tradisional, dan Suriman, tokoh nelayan yang juga menjabat sebagai pengurus DPC ARUN Jakarta Utara.
Dalam pertemuan tersebut, para nelayan berharap agar pengadaan BBM subsidi bagi kapal-kapal tradisional dapat segera terealisasi.
Mereka juga meminta kemudahan dalam pengurusan izin dan administrasi kapal yang selama ini dinilai cukup rumit.
Tim DPC ARUN Jakarta Utara telah melakukan kunjungan langsung ke kawasan tersebut untuk mendengarkan keluhan dan masukan dari para nelayan.
Dalam kesempatan itu, mereka juga menyampaikan harapan agar Ketua Umum DPP ARUN, yang juga anggota Komisi III DPR RI, dapat mendorong pembahasan isu ini di tingkat Komisi IV DPR RI yang membidangi masalah perikanan.
“Kesejahteraan nelayan harus menjadi prioritas. Kami akan terus mengawal dan memperjuangkan aspirasi ini hingga mendapatkan perhatian serius dari pihak terkait,” ujar Ketua DPC ARUN Jakarta Utara, Kuntoro, 26/11/2024
Para nelayan berharap dukungan dari ARUN dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesejahteraan dan keberlangsungan hidup mereka.
Pengadaan BBM subsidi dan kemudahan izin menjadi salah satu kebutuhan mendesak agar aktivitas mereka dapat berjalan lebih lancar di tengah berbagai tantangan yang ada.













Komentar