KEPULAUAN SULA – Pembangunan gedung aula Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Babussalam di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, menuai sorotan.(27/07/2025)
Pasalnya, proyek tahap IV tahun anggaran 2024 senilai Rp500 juta ini diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis, di mana pekerjaan hanya sebatas pengecoran pelat beton (dak) tanpa struktur pendukung lainnya.
Padahal proyek yang dikerjakan oleh CV Bintang Barat Perkasa ini diklaim milik Subhan Abdul Latif Buamona, Ketua Partai Hanura
Berdasarkan pantauan di lapangan, proyek yang seharusnya mencakup pembangunan aula secara utuh ternyata hanya berupa pengecoran dak. Padahal, anggaran yang digelontorkan mencapai Rp500 juta dari APBD 2024.
Subhan, saat dikonfirmasi via WhatsApp, tidak membantah bahwa dirinya adalah pelaksana proyek. Ia bahkan membenarkan bahwa pekerjaan hanya terbatas pada pengecoran dak.
Iya, memang hanya sebatas pengecoran. Tanya saja ke Kadis PU-PR, jangan tanya ke orang kampus,” ujarnya singkat.
Hingga berita ini diturunkan, Dinas PU-PR Kabupaten Sula belum memberikan penjelasan resmi terkait dugaan ketidaksesuaian pekerjaan dengan anggaran yang dialokasikan.(*)













Komentar