TALIABU – Anggota DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, Wa Ode Nurlina dari Fraksi PKS Dapil 1, telah menuntaskan agenda resesnya di Desa Belo dan Desa Kawadang.
Hasil dari pertemuan dengan masyarakat ini menunjukkan adanya persoalan mendesak terkait pembangunan infrastruktur, transparansi anggaran, dan perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian.
“Ini adalah tanggung jawab saya sebagai wakil rakyat untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi keluhan dan kebutuhan masyarakat. Saya sudah mencatat semua aspirasi, baik dari Desa Belo maupun Desa Kawadang,” ujar Wa Ode Nurlina.
Nurlina menuturkan bagaiamana sulitnya akses bagi guru dan ASN yang harus berjalan kaki ribuan kilometer atau bergantung pada jalur laut yang berbahaya.
Pembangunan jembatan penghubung adalah kebutuhan mutlak. Ini bukan sekadar mempermudah jalan, tetapi menyangkut keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, transparansi adalah hal yang krusial. Keluhan warga tentang anggaran PAUD yang tidak jelas peruntukannya selama lima tahun terakhir, serta proposal pembangunan masjid yang tak kunjung ditindaklanjuti, adalah cerminan dari kurangnya komunikasi dan pengawasan.
“Saya akan membawa persoalan ini ke meja kerja dewan untuk menuntut penjelasan dan tindakan nyata dari dinas terkait,” tegasnya
Ia menambahkan, di Desa Kawadang, fokus utama aspirasi adalah sektor pertanian. Dimana, masyarakat membutuhkan dukungan penuh untuk meningkatkan hasil panen, seperti pembangunan jembatan menuju area perkebunan dan bantuan bibit serta pestisida untuk mengatasi hama.
“Saya tegaskan, semua aspirasi ini akan saya kawal. Pemerintah harus hadir dan membuktikan komitmennya untuk membangun Pulau Taliabu secara merata. Ini adalah janji yang harus kita tunaikan bersama,” pungkas Anggota DPRD yang berparas manis itu.(*)













Komentar