Bupati Sashabila Temukan Kasus Bumil KEK saat Kunker di Samuya, Langsung Perintahkan Evakuasi ke Bobong

TALIABU – Kunjungan Kerja (Kunker) Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Mus dan Wakil Bupati La Ode Yadir di wilayah Samuya tidak sekadar menjadi agenda seremonial.

Di tengah agenda peninjauan wilayah tersebut, Bupati Sashabila memberikan atensi khusus pada keselamatan nyawa warga, terutama ibu hamil yang mengalami risiko kesehatan tinggi.

Temuan di Lapangan
Dalam kunker tersebut, Bupati menerima laporan mendesak dari Kepala Puskesmas (Kapus) Samuya mengenai seorang ibu hamil yang mengidap penyakit Kurang Energi Kronik (KEK).

Meski kondisi kesehatannya mengkhawatirkan dan sudah mendapatkan rujukan dari dokter, pasien tersebut sebelumnya menolak untuk dibawa ke rumah sakit.

Menyadari risiko besar yang mengintai ibu dan janin, Bupati Sashabila langsung menginstruksikan jajaran kesehatan untuk melakukan langkah persuasif dan evakuasi segera.

Edukasi kepada keluarga pasien di lakukan langsung oleh Kadis kesehatan di dampingi Camat, Kepala Puskesmas, dan Kepala Desa Samuya, serta Babinkamtibmas

Kepala Dinas Kesehatan, Nur Bintang, menjelaskan bahwa proses evakuasi dilakukan secara terpadu setelah mendapat arahan langsung dari pimpinan daerah di lokasi kunker.

“Menindaklanjuti arahan Ibu Bupati saat kunker tadi, tim langsung bergerak cepat. Bersama Ibu Kapus, Babinsa, dan Pak Camat, kami melakukan pendekatan hingga akhirnya pasien bersedia dievakuasi ke Bobong tadi malam,” ungkap Nur Bintang.

Keberhasilan membawa pasien KEK ini ke Bobong menjadi bukti nyata bahwa kunjungan kerja Bupati dan Wakil Bupati berfungsi sebagai sarana penyelesaian masalah (problem solving) secara langsung di masyarakat.

“Saat ini, pasien telah berada di Bobong untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih memadai sesuai standar kesehatan bagi ibu hamil berisiko,” pungkasnya.(*)

Komentar