KEPULAUAN SULA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Sula menggelar sosialisasi bagi pemilih pemula sekaligus pendidikan pengawas partisipatif di SMA Negeri 1 Kepulauan Sula, Jumat (25/4/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman generasi muda tentang pentingnya peran aktif dalam demokrasi.
Melalui sosialisasi tersebut, para siswa dibekali pengetahuan mengenai hak dan kewajiban sebagai pemilih, serta diperkenalkan pada program pengawasan partisipatif.
Para peserta juga didorong untuk terlibat langsung dalam mengawal jalannya pemilu agar berlangsung jujur, adil, dan berintegritas.
Ketua Bawaslu Kepulauan Sula, Ajuan Umasugi, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa semangat kolaborasi menjadi kunci dalam membangun kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda.
“Program ini merupakan langkah strategis untuk melibatkan siswa dalam pengawasan pemilu, sehingga dapat mengurangi potensi kecurangan dan pelanggaran,” jelas Ajuan.
Mewakili Kepala SMA Negeri 1 Kepulauan Sula, Hairudin Umawaitina, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bawaslu melalui program Bawaslu Goes to School.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bawaslu yang telah memilih sekolah kami. Program ini memberikan pengetahuan dan wawasan penting bagi siswa, khususnya terkait peran mereka dalam mengawasi jalannya pemilu,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan instansi pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk ikut berperan dalam pengawasan partisipatif pemilu,” tambahnya.
Pada sesi akhir, Anggota Bawaslu Kepulauan Sula, Safrin Titdoy, S.Hut., memberikan materi edukatif tentang pentingnya pengawasan partisipatif, tata cara pelaporan pelanggaran pemilu, serta mengenali berbagai bentuk kecurangan. Siswa juga diberi kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan langsung terkait isu-isu kepemiluan.
Melalui program Bawaslu Goes to School, diharapkan partisipasi dan kesadaran generasi muda dalam mengawal pemilu semakin meningkat, sehingga dapat mendorong terciptanya proses demokrasi yang jujur, adil, dan transparan.(*)
Bawaslu Sula Edukasi Pemilih Pemula di SMA Negeri 1, Dorong Pengawasan Partisipatif











Komentar