SANANA – Belasan siswa SMK Negeri 1 Kabupaten Sula diamankan oleh pihak sekolah bekerja sama dengan TNI dan Polri karena terlibat dalam perkelahian antar-kampung.
Pengamanan ini dilakukan menyusul konflik antar-desa yang merembet hingga ke lingkungan sekolah.
Dalam proses pengamanan, salah satu siswa kedapatan membawa senjata tajam berupa pisau yang ditemukan oleh guru di dalam tasnya.
Plh Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Kabupaten Sula, Anita Fataruba, S.Pd, menyatakan bahwa pihak sekolah akan segera menemui langsung orang tua dari siswa yang terlibat.
Langkah ini diambil untuk memastikan orang tua memahami keseriusan masalah tersebut.
“Kalau hanya sekadar surat panggilan, terkadang orang tua tidak hadir dan hanya mengutus wali. Oleh karena itu, kami akan mendatangi langsung orang tua agar mereka mengetahui seriusnya masalah ini,” ujar Anita.
lebih lanjut, Ia menyatakan bahwa perkelahian ini masuk dalam kategori berbahaya karena telah melibatkan senjata tajam.
Saat ini para siswa yang diamankan telah ditangani oleh Babinsa Desa Fagudu, Sertu Wahid Budi, dan Bhabinkamtibmas Fagudu, Aipda Wanto
Aipda Wanto Mengungkapkan bahwa salah satu siswa yang menjadi korban pemukulan telah dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.
“Korban mengenali siapa saja pelaku yang terlibat,” bebernya
Ia menambahkan, saat ini semua pelaku belum diamankan.
“Jadi, buat laporan ke Polres agar diproses untuk mengungkap siapa saja yang terlibat, sehingga masalah ini bisa diselesaikan dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tandas Aipda Wanto.(*)











Komentar