Buka Acara Dinas P3A, Wabup Yasir Minta Pelajar Berani Berkata Tidak Pada Narkoba

TALIABU – Wakil Bupati Pulau Taliabu, La Ode Yasir, menyoroti ancaman penyalahgunaan narkoba yang kian serius mengintai anak dan remaja

Hal ini disampaikan La Ode Yasir dalam sambutannya pada kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) yang berlangsung di Gedung Hemungsia Sia Dufu, Bobong. Rabu (13/8/2025).

Dalam acara tersebut, La Ode Yasir menyebut narkoba sebagai “musuh dalam selimut” yang merusak masa depan generasi muda secara diam-diam.

Menurutnya, bahaya penyalahgunaan narkoba tidak lagi hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi telah merambah ke daerah-daerah, termasuk Kabupaten Pulau Taliabu.

“Berdasarkan data yang bersumber dari Polres Pulau Taliabu, terdapat lima kasus untuk tahun 2024 dan dua kasus lagi hingga Agustus 2025. Angka ini belum termasuk kasus penyalahgunaan zat adiktif pada anak dan remaja yang saat ini mulai menjadi fokus perhatian,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berpesan secara khusus kepada para peserta yang sebagian besar merupakan pelajar.

Ia mendorong mereka untuk menjadi pribadi yang cerdas dan berani menolak ajakan yang merusak.

“Kalian adalah generasi emas, calon-calon pemimpin masa depan. Jangan biarkan potensi ini rusak karena narkoba. Jadilah pribadi yang cerdas, kritis, dan berani berkata ‘TIDAK’ pada narkoba,” tegasnya.

Orang nomor dua di Taliabu ini, juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua dan guru, untuk menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan.

Ia meminta mereka memberikan edukasi yang benar, bimbingan penuh kasih sayang, dan menciptakan lingkungan yang kondusif agar anak-anak tidak mudah terjerumus dalam pergaulan yang salah.

” Saya berharap, kegiatan sosialisasi ini tidak berhenti sebagai acara seremonial, melainkan menjadi awal dari sebuah komitmen kolektif untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba,” tandasnya

Dikesempatan yang sama Kadis P3A, Muhrida Donsi mengatakan kegiatan sosialisasi yang merupakan kolaborasi antara DP3A dan Dinas Pendidikan ini, lanjutnya, hadir sebagai langkah preventif untuk membekali para siswa dengan pengetahuan yang cukup agar bisa membentengi diri dari godaan narkoba.

Ia menekankan bahwa anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang memiliki potensi besar.

“Potensi besar yang ada di dalam diri kalian harus dijaga dan dikembangkan, bukan dihancurkan oleh barang haram tersebut,” tegas Muhrida.

Ia berharap, para peserta dapat menyimak materi yang disampaikan narasumber dari Polres Pulau Taliabu dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari bersama-sama kita jaga masa depan kita. Jadilah remaja yang berprestasi, berdaya, dan bebas dari narkoba,” pungkasnya.(*)

Komentar