Taliabu – Buruknya pelayanan pendidikan di sejumlah sekolah di wilayah Taliabu Timur, Anggota DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, Wa Ode Nurlina A.Md.Keb, mendesak Dinas Pendidikan Taliabu untuk segera mengevaluasi dan mengganti kepala sekolah yang dinilai tidak menjalankan tugas dengan baik.
Wa Ode Nurlina, menuturkan kondisi terburuk terjadi di SMK Perikanan Pancuran. Kepala sekolah diketahui jarang hadir dan bahkan tinggal di luar daerah, sementara sebagian guru hanya muncul saat jam istirahat.
“Selama ini kepsek SMK Perikanan Pancuran hanya datang sesekali dalam setahun. Fasilitas pembelajaran perikanan yang sudah ada pun tidak dimanfaatkan,” ujarnya, Sabtu (31/5/2025).
Menurut Ia, SMK Perikanan yang seharusnya menghasilkan lulusan dengan keterampilan bidang kelautan dan perikanan justru tidak menunjukkan capaian sesuai program pendidikan.
“Saya minta kepsek di SMK itu segera diganti. Jangan sampai masyarakat terus dirugikan karena mutu pendidikan yang buruk,” tegas anggota Komisi II DPRD itu.
Selain SMK Pancuran, Wa Ode Nurlina juga menyoroti kondisi pendidikan di Desa Wai Kadai.
Ia menilai kepala sekolah SD dan SMP di desa tersebut tidak menjalankan fungsi kepemimpinan secara maksimal, sehingga perlu diganti.
“SD dan SMP di Wai Kadai butuh pemimpin sekolah yang serius. Selain itu, guru mata pelajaran penting seperti Matematika dan Bahasa Inggris juga sangat kurang. Ini harus segera diatasi,” katanya.
Ia juga meminta Dinas Pendidikan menindaklanjuti keluhan guru yang belum dimasukkan dalam daftar penerima tunjangan Dacil (Daerah Khusus). Padahal, beberapa di antaranya sudah mengabdi sejak 2013, tetapi tidak mendapat hak mereka.
“Operator dinas jangan main-main. Ada guru yang sudah lama mengabdi tapi tidak terdaftar, sementara yang baru malah masuk daftar. Ini harus ditertibkan,” ucapnya.
Wa Ode Nurlina menambahkan, ada pula penerima tunjangan Dacil yang tidak mengajar di tempat tugas yang ditentukan. Salah satunya terjadi di Pancuran, di mana guru Dacil justru mengajar di sekolah lain.
“Ini bentuk pelanggaran. Jika guru sudah ditetapkan menerima tunjangan di satu sekolah, maka harus mengabdi di situ, bukan seenaknya pindah,” ujarnya.
Ia berharap Dinas Pendidikan Taliabu segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh agar pelayanan pendidikan di daerah-daerah terpencil dapat berjalan optimal dan adil bagi seluruh warga.(Redaksi)













Komentar