Publiknesia.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Taliabu, bekerja sama dengan berbagai stakeholder seperti TNI, Polri, Kejaksaan, dan organisasi perempuan, menggelar sosialisasi inovasi “Warung Sehati” secara serentak di Desa Kawalo, Desa Woyo, Desa Talo, dan Desa Ratahaya.(4/7/2024)
Acara sosialisasi ini melibatkan Ketua Adyaksa Darma Karini, Darma Yukti Karini dari Pengadilan Negeri Bobong, serta sejumlah organisasi perempuan lainnya. Kegiatan tersebut juga termasuk pembagian parsel sehat untuk stunting dan penyerahan bantuan dari bapak bunda asuh stunting kepada Dinas Kesehatan yang nantinya akan disalurkan kepada sasaran gizi kurang, anak-anak stunting, dan ibu hamil.
Ny. Hening Nurwinardi (Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Kejaksaan Negeri Pulau Taliabu)
Baru beberapa hari tiba di kabupaten pulau, langsung melakukan aktivitas sosial bersama dinas kesehatan turun langsung di desa ratahaya sebagai salah satu lokus stunting yakni adanya sosialisasi stunting dan edukasi PHBS (Prilaku hidup bersih dan sehat)
Dalam arahannya mengajak masyarakat ratahaya agar dapat merespon program kesehatan oleh dinas kesehatan juga dapat menjaga dan menerapkan kebiasaan kebersihan diri keluarga dan Lingkungan.
Beliau berharap dinas kesehatan juga dapat lebih cepat dan tepat memberi
informasi-informasi terkait pelayanan kesehatan memperkuat program promosi kesehatan sehingga masyarakat lebih tangkap dan mendapat informasi yg tepat sehingga pelayanan kesehatan dapat terlaksanan maksimal.
Ny. Hening Nurwinardi menambahkan pentingnya masyarakat menjadi kepesertaan BPJS karena sangat menolong masyarakat pada saat sakit biaya pengobatan nya dapat tercaber melalui BPJS
Di Desa Talo, acara dihadiri oleh Ketua Persit dan Danramil Taliabu Barat. Sementara itu, di Desa Kawalo Woyo, kegiatan dikoordinasikan oleh staf ahli Hayat Udin Fataruba yang juga menjabat sebagai Ketua Ekaternal Warung Sehati, serta dihadiri oleh sejumlah OPD terkait.
Program Warung Sehati merupakan terobosan untuk mempercepat penurunan stunting sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai perilaku hidup bersih dan sehat.
“Kami berharap inovasi ini benar-benar dapat menjadi terobosan dalam upaya pencegahan dan penanganan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Pulau Taliabu,” ujar Kadis Kesehatan Kuraisia Marsaoly saat diwawancarai Nesia di sela-sela kegiatan.
Meski cuaca tidak mendukung, lanjut Kadis, aktivitas dan upaya dari tim internal Dinas Kesehatan serta tim eksternal tidak terhambat.
“Kami tetap melaksanakan kegiatan di beberapa desa dengan agenda yang sama, dengan tujuan jangka pendek untuk mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Pulau Taliabu melalui inovasi Warung Sehati,” tuturnya.
Kuraisia sangat mengapresiasi partisipasi dari semua pihak yang terlibat, baik dari TNI, Polri, Kejaksaan, serta berbagai organisasi perempuan. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi dalam menangani masalah stunting di Taliabu.
“Kami optimis dengan sinergi yang kuat, kita dapat mencapai tujuan bersama untuk mengurangi angka stunting di wilayah ini,” tambahnya.
Dengan adanya inovasi ini, Kadis mengharapkan masyarakat lebih memahami pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, serta mendapatkan akses yang lebih baik terhadap bantuan gizi yang dibutuhkan
Kegiatan sosialisasi juga berlangsung di Desa Ratahaya yang dihadiri oleh tim kesehatan TNI, Polri, dan kejaksaan serta organisasi perempuan Adyaksa Darma Karini, yang dihadiri langsung oleh ketuanya, serta Darma Yukti Karini dari Pengadilan Negeri.(Redaksi)










Komentar