SANANA – Proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana di Kabupaten Kepulauan Sula mulai jadi keluhan dari warga dan pengguna jalan.
Pasalnya, material tanah dari proyek yang dikerjakan oleh PT Hutama Karya Pandu Persada KSO menyebabkan jalan akses menuju rumah sakit menjadi sangat berdebu, serta becek dan berlumpur ketika hujan.
Kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dianggap membahayakan, terutama bagi pasien dan keluarga yang hendak berobat.
Sala Seorang warga Kota Sanana, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan kekhawatiran atas kondisi jalan yang rusak dan sulit dilalui.
“Jalan ke rumah sakit sangat tidak nyaman. Kalau hujan, becek dan licin. Kalau panas, debunya luar biasa. Ini sangat mengganggu, apalagi untuk pasien dan pengendara,” ujarnya kepada Kompas pada Kamis (18/9/2025).
Menanggapi keluhan tersebut, Staf Produksi dari pihak pelaksana proyek, Ahmad Fathoni, menjelaskan bahwa berbagai upaya telah dilakukan untuk meminimalisir dampak lingkungan.
“Penyiraman jalan kami lakukan secara rutin, minimal empat sampai enam kali sehari untuk mengurangi debu,” kata Fathoni.
Ia mengakui dampak proyek terhadap kondisi jalan memang tidak dapat dihindari, mengingat jalan tersebut awalnya tidak dirancang untuk menampung kendaraan berat.
“Ini memang jalan umum, bukan dirancang untuk aktivitas konstruksi berat. Namun, karena ini proyek pemerintah, kami yakin akan ada penanganan lanjutan dari pemerintah daerah,” bebernya
Fathoni juga menyatakan, ruang lingkup kontrak mereka hanya mencakup pembangunan gedung RSUD, bukan perbaikan jalan maupun sistem drainase.
Ia menduga perbaikan akses jalan dan saluran air menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sula.
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, pihak proyek telah melakukan penimbunan menggunakan limestone (batu padas gunung) di beberapa titik untuk mengurangi dampak jalan yang becek.
Meski demikian, Fathoni mengakui masih ada titik rawan genangan air di sepanjang jalan akibat sistem drainase yang tidak memadai.
“Saluran air dan kondisi jalan memang tidak seimbang. Ini yang menyebabkan genangan dan becek di beberapa titik,” pungkasnya.(*)











Komentar