KEPULAUN SULA – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Maluku Utara, Sarbin Sehe, resmi melantik jajaran pengurus KONI Kabupaten Kepulauan Sula masa bakti 2026–2030 yang berlangsung di Istana Daerah Dad Hia Ted Sua, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Rabu (11/3/2026).
Dalam agenda tersebut, Kamarudin Mahdi, S.STP., resmi dikukuhkan sebagai Ketua KONI Kabupaten Kepulauan Sula.
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Sula Hj. Fifian Adeningsi Mus, unsur Forkopimda, pimpinan instansi, serta para atlet dan pelaku olahraga daerah.
Ketua KONI Maluku Utara, Sarbin Sehe, menegaskan bahwa pengukuhan pengurus bukan sekadar seremoni formalitas. Ia mengingatkan bahwa ada tanggung jawab besar di pundak pengurus untuk mencetak atlet-atlet berprestasi.
“KONI memiliki tanggung jawab strategis dalam mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” tegas Sarbin
Sehe dalam sambutannya.
Sarbin juga memberikan catatan khusus mengenai manajemen organisasi. Menurutnya, keberhasilan pembinaan atlet sangat bergantung pada sehatnya internal organisasi tersebut.
“Tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel sangat penting agar pembinaan olahraga dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” tambah pria yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara ini.
Senada dengan hal itu, Bupati Kepulauan Sula, Hj. Fifian Adeningsi Mus, memberikan ucapan selamat sekaligus pesan agar pengurus baru langsung tancap gas bekerja.
Ia menilai olahraga bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana pembinaan karakter generasi muda.
“Olahraga memiliki peran penting tidak hanya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga sebagai sarana pembinaan generasi muda, memperkuat persatuan, serta mengharumkan nama daerah,” ujar Bupati Fifian.
Sementara itu, Ketua KONI Kepulauan Sula terpilih, Kamarudin Mahdi, mengakui bahwa memimpin organisasi olahraga di wilayah kepulauan memiliki tantangan tersendiri.
Namun, ia optimis keterbatasan yang ada justru akan menjadi mesin penggerak semangat baru.
“Fasilitas yang terbatas, akses antar-pulau yang sulit, serta potensi atlet yang belum tergali optimal merupakan tantangan bagi kita. Namun bagi kami, kondisi ini justru menjadi pemicu semangat untuk mengubah keterbatasan menjadi peluang emas bagi kemajuan olahraga di Kabupaten Kepulauan Sula,” ungkap Kamarudin.
Kamarudin juga memotivasi pengurusnya dengan menyebut nama-nama besar seperti Rizky Pora dan Irman Tepon sebagai bukti bahwa talenta lokal Sula mampu menembus level dunia.
Untuk mendukung itu, ia memperkenalkan visi “KONI SULA KUAT” yang merupakan akronim dari Kolaboratif, Unggul, Adaptif, dan Target Juara.
Sebagai langkah awal, KONI Sula akan fokus pada penataan struktur organisasi, penyediaan sekretariat, hingga persiapan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Maluku Utara yang dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang.(*)



















Komentar