MoU Kemitraan Bidan-Dukun di Puskesmas Loseng Tekan Risiko Stunting Baru

Publiknesia.com – Sebagai bagian dari implementasi Peraturan Bupati Pulau Taliabu No. 12 Tahun 2021 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat, Puskesmas Loseng baru-baru ini mengadakan nota kesepahaman (MoU) kemitraan antara bidan dan dukun.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan capaian persalinan di fasilitas kesehatan (fasyankes) serta menekan angka kelahiran bayi dengan stunting di wilayah kerja Puskesmas Loseng.

Dalam MoU ini, selain memastikan semua ibu hamil melahirkan di Puskesmas Loseng, terdapat beberapa capaian lain yang diharapkan. Di antaranya adalah pelaksanaan Skrining Hipertiroid Kongenital (SHK), Inisiasi Menyusu Dini (IMD), pemberian vaksin Hepatitis B (HBO), kunjungan nifas, kunjungan neonatal, dan pelayanan KB pasca melahirkan.

Kepala Dinas Kesehatan Pulau Taliabu, Kuraisia Marsaoly, Mengungkapkan bahwa jika MoU ini dapat berjalan dengan baik, tidak hanya capaian program yang akan meningkat, tetapi kondisi tumbuh kembang bayi juga akan lebih teredukasi sejak awal.

Hal ini, menurutnya, sangat berpotensi untuk menekan kelahiran bayi dengan stunting baru di wilayah tersebut.

Dalam pertemuan yang melibatkan bidan, kader kesehatan, dan dukun di Puskesmas Loseng, semua pihak berkomitmen untuk memastikan bahwa proses persalinan harus dilakukan di fasilitas kesehatan.

“Dengan kerjasama yang solid antara bidan dan dukun, kita harapkan angka stunting bisa ditekan sejak dini,” pungkasnya.(Redaksi)

Komentar