KEPULAUAN SULA – Guna menekan maraknya praktik pembalakan liar (illegal logging) dan aktivitas pertambangan tanpa izin, Polres Kepulauan Sula menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas instansi. Senin (22/12/2025).
Rapat yang berlangsung di Ruang Vicon Polres Sula tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Kepulauan Sula, Kompol Arsad Ali Noh, serta dihadiri oleh jajaran TNI, Pemerintah Daerah, dan instansi terkait lainnya.
Kasi Humas Polres Kepulauan Sula, Ipda Jaya Afandi M. Soumena, menjelaskan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi operasional di lapangan.
“Rakor ini merupakan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi lintas instansi. Fokus utama kami adalah mengantisipasi aktivitas pembalakan dan penambangan ilegal yang berisiko tinggi memicu bencana alam di Kepulauan Sula,” ujar Ipda Jaya
Dalam rapat tersebut, sejumlah poin strategis berhasil disepakati, di antaranya, pembentukan posko siaga bencana dengan berkolaborasi bersama BPBD untuk respon cepat serta, penyiapan tim terpadu dari unsur TNI, Polri, dan Pemda.
“Melakukan Rencana aksi penertiban terhadap titik-titik aktivitas ilegal dan penyiapan alat pendukung untuk mitigasi dampak lingkungan,” paparnya
Selain fokus pada penegakan hukum, Polres Sula juga menitikberatkan pada aspek keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Ipda Jaya menambahkan bahwa koordinasi intensif dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur di posko-posko siaga.
“Kami berharap iegiatan yang kondusif ini diharapkan mampu mendeteksi dan mencegah gangguan keamanan serta risiko bencana secara dini,” tandasnya.(*)













Komentar