Taliabu, Publiknesia.com – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, Budiman L. Mayabubun, memastikan semua aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam reses akan masuk dalam pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD. Hal ini disampaikannya saat melaksanakan reses di Desa Tanjung Una, Jumat (27/12/2024).
Budiman menjelaskan bahwa reses adalah salah satu agenda wajib DPRD di luar masa sidang. Kegiatan ini bertujuan untuk menjembatani komunikasi antara legislatif dengan masyarakat melalui kunjungan kerja langsung ke lapangan. Dalam setiap masa persidangan, reses dilakukan tiga kali dalam setahun sebagai bagian dari tugas wakil rakyat.
“Hari ini saya turun langsung ke Desa Tanjung Una untuk menyerap aspirasi masyarakat. Semua masukan yang diterima akan dimasukkan dalam Pokir DPRD dan selanjutnya diupayakan menjadi program kerja pemerintah,” ujar Budiman.
Dalam reses tersebut, masyarakat Tanjung Una menyampaikan berbagai kebutuhan mendesak. Mayoritas aspirasi datang dari petani dan nelayan yang membutuhkan jalan produksi, jembatan menuju perkebunan, alat tangkap nelayan, serta pupuk untuk pertanian.
Tidak sampai disitu, warga juga mengeluhkan minimnya fasilitas transportasi darat dan laut yang kerap menghambat aktivitas ekonomi dan akses layanan kesehatan.
“Mereka meminta mobil desa untuk mempermudah distribusi hasil pertanian ke pasar Jorjoga. Warga juga membutuhkan longboat untuk keperluan transportasi, terutama untuk membawa pasien yang memerlukan perawatan medis ke RSUD Fala-Sanana,” ungkap Budiman.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi tersebut akan diperjuangkan agar mendapat perhatian dalam program pemerintah daerah.
“Sebagai wakil rakyat, sudah menjadi tanggung jawab kami memastikan keluhan masyarakat diakomodasi dalam rencana pembangunan,” pungkasnya.(Redaksi)













Komentar