TALIABU – Guna menentukan arah pembangunan desa satu tahun ke depan melalui penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes), Pemerintah Desa Loseng menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes)
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, perwakilan perempuan, serta tim pendamping dari tingkat kecamatan.
Suasana musyawarah berlangsung dinamis dengan berbagai usulan yang berfokus pada pemulihan ekonomi dan pembenahan infrastruktur dasar.
Dalam arahannya, Pj Kepala Desa Loseng menjelaskan bahwa meskipun banyak usulan yang masuk, pemerintah desa tetap harus mengacu pada regulasi dan skala prioritas yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat maupun daerah.
Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya soal fisik bangunan, tetapi juga tentang bagaimana meningkatkan kualitas hidup warga secara berkelanjutan.
Kutipan Langsung dan Tidak Langsung
Terkait dengan transparansi anggaran, Pj Kepala Desa Loseng menyatakan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan harus dapat dipertanggungjawabkan manfaatnya bagi masyarakat luas.
“Saya meminta seluruh lapisan masyarakat untuk terus mengawal hasil kesepakatan hari ini, agar program yang kita jalankan benar-benar menyentuh kebutuhan warga yang paling mendasar, bukan sekadar keinginan segelintir pihak saja,” ujar Pj Kepala Desa Loseng.
Lebih lanjut, Pj Kepala Desa juga menyampaikan secara tidak langsung bahwa fokus utama anggaran tahun ini akan diarahkan pada penguatan ketahanan pangan dan program penanganan kesehatan seperti penurunan angka stunting.
Ia menjelaskan bahwa keterlibatan aktif kelompok pemuda dan ibu-ibu dalam program pemberdayaan ekonomi akan menjadi kunci keberhasilan pembangunan desa
“Agar tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah, kita harus mampu menciptakan kemandirian ekonomi secara lokal,” tandasbya.(*)







Komentar