Tutup PPL 2025, STAI Babussalam Sula Siapkan Guru Andal di Maluku Utara

KEPULAUAN SULA – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Babussalam Kepulauan Sula, Maluku Utara, secara resmi menutup rangkaian kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Tahun Akademik 2025–2026.

Penutupan yang diwarnai dengan acara penarikan dan penyerahan mahasiswa kembali ini dilaksanakan di Gedung Auditorium STAI Babussalam, Jumat (28/11/2025).

Ketua STAI Babussalam Sula, Dr. Sahrul Takim, menyampaikan PPL bukan sekadar agenda akademik, melainkan proses vital dalam pembentukan karakter profesional mahasiswa.

Kegiatan yang telah berlangsung sejak 27 September 2025 ini disebutnya sebagai jembatan yang menghubungkan teori perkuliahan dengan praktik nyata di lapangan.

“PPL adalah proses pembentukan karakter profesional mahasiswa. Di lapangan, mereka belajar menghadapi dinamika peserta didik, memahami budaya sekolah atau madrasah, serta menguji kemampuan pedagogik dan kepribadian mereka sebagai calon pendidik,” ujar Dr. Sahrul.

Dr. Sahrul mengungkapkan, laporan dari berbagai sekolah dan madrasah lokasi PPL menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan mahasiswa.

Peningkatan ini mencakup kemampuan mengajar, pengelolaan kelas, kedisiplinan, hingga keterlibatan aktif dalam program pendidikan dan keagamaan.

Menurutnya, hal ini menjadi indikator bahwa STAI Babussalam Sula semakin kuat dalam mempersiapkan calon pendidik yang berkualitas bagi daerah kepulauan.

Secara khusus, Dr. Sahrul menyoroti kekhasan pelaksanaan PPL di Kepulauan Sula, yang dicirikan oleh kondisi geografis yang tersebar dan keterbatasan sarana pendidikan.

“Di wilayah kepulauan seperti Sula, mahasiswa belajar tentang ketangguhan dan dedikasi dari guru-guru kita. Mereka melihat langsung bahwa mengajar adalah profesi yang membutuhkan kesabaran, kreativitas, dan komitmen moral,” jelasnya.

Ia berharap dengan pengalaman lapangan ini kedepan dapat menjadi fondasi kuat bagi mahasiswa untuk menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berubah, terutama di era digital dan modernisasi sistem pembelajaran.

Diakhir sambutannya, Ketua STAI Babussalam Sula ini juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala sekolah, kepala madrasah, dan guru pamong di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama.

“Kerja sama ini sangat berharga. Kontribusi sekolah dan madrasah di Kepulauan Sula memiliki dampak besar terhadap peningkatan kualitas calon guru di daerah kita,” tegas Dr. Sahrul.

Dr. Sahrul Takim juga berkomitmen STAI Babussalam Sula untuk terus memperkuat mutu PPL.

Upaya tersebut akan diwujudkan melalui peningkatan pola pembinaan, perluasan kerja sama dengan Dinas Pendidikan, serta pembaruan kurikulum yang relevan.

“STAI Babussalam Sula terus berupaya melahirkan pendidik-pendidik unggul yang siap berbakti untuk Kepulauan Sula, Maluku Utara, dan Indonesia Timur secara luas,” tutupnya.

Sekedar informasi, acara penutupan PPL tersebut dihadiri oleh Ketua-ketua Jurusan Tarbiyah dan Syariah, Bagian LPM, para dosen pembimbing, serta Panitia PPL.(*)

Komentar