DP2KB Taliabu dan Edufarmers International Gandeng AI untuk Sehatkan Anak

TALIABU – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Pulau Taliabu berkolaborasi dengan Edufarmers International meluncurkan inisiatif baru bernama “Tamasya Merdeka”.

Program ini memanfaatkan teknologi AI bernama Al-Sakti untuk mendukung pertumbuhan anak-anak di Taliabu agar bisa tumbuh sehat secara fisik dan mental.

Peluncuran program ini dilakukan dalam sebuah zoom meeting yang dihadiri oleh penyuluh KB, kader TPK, dan kader BKB se-Kabupaten Pulau Taliabu.

Hadir sebagai narasumber, Dr. Lukmanul Hafiz, Dr.dr. Lucy Widasari, dan Plt. Kepala DP2KB Taliabu, Nurbintang Talaohu.

Program Tamasya Merdeka merupakan bagian dari upaya DP2KB dalam menyukseskan 100 Hari Kerja Bupati Pulau Taliabu.

Program ini selaras dengan semangat pembangunan manusia, penguatan pengasuhan anak usia dini berbasis komunitas, serta semangat “MUDA” yang diusung Taliabu, yaitu Mandiri, Unggul, Damai, dan Adaptif.

Menurut Kepala DP2KB Taliabu, Nurbintang Talaohu, atau akrab disapa Ibu Teni, Tamasya Merdeka bukan hanya tempat bermain, tapi juga ruang untuk tumbuh dan berinovasi.

Karena itu, program ini membutuhkan dukungan dari berbagai sektor, seperti pemberian gizi berbasis pangan lokal, penguatan peran orang tua dalam pengasuhan, pemanfaatan teknologi AI untuk desa, serta kolaborasi dengan universitas dan industri.

Nurbintang juga menekankan bahwa kemerdekaan sejati harus dirasakan oleh seluruh warga, terutama anak-anak. Anak-anak berhak diasuh dan didukung agar tumbuh menjadi manusia merdeka yang sehat, kuat mental, dan cerdas.

Tamasya Merdeka menggandeng berbagai mitra, termasuk Universitas dan PT Yapindo Jaya Abadi, untuk mempublikasikan inovasi lokal dan menciptakan inovator dari Taliabu.

“Inovasi bukan hanya milik kota besar saja, tapi juga milik desa yang punya visi, komitmen, dan semangat belajar bersama,” tutup Nurbintang.(*)

Komentar