Empat Nelayan Hilang Asal Banggai Ditemukan Selamat di Perairan Manado

TALIABU – Tim gabungan pencarian dan pertolongan akhirnya berhasil menemukan kapal nelayan jenis jolor yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak di perairan Pulau Taliabu. Empat anak buah kapal (ABK) yang berada di atas kapal tersebut ditemukan dalam kondisi selamat pada Selasa sekitar pukul 10.12 WITA atau 11.12 WIT.(07/06/2026)

Berdasarkan informasi yang disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pulau Taliabu, Rasid La Baily, SH, kapal nelayan berwarna biru tanpa nama itu ditemukan pada titik koordinat 0°26’32” LS dan 124°13’03” BT yang masuk dalam wilayah perairan Manado.

“Keempat korban ditemukan dalam keadaan selamat dan saat ini proses evakuasi dilakukan menggunakan KN SAR Bhisma menuju Pelabuhan Luwuk. Sementara kapal nelayan tersebut diikat di rompong dan nantinya akan dijemput oleh pihak perusahaan,” ujar Rasid.

Diketahui, kapal jolor tersebut berangkat pada 3 Juni sekitar pukul 00.00 WIT dari Banggai menuju wilayah Penu untuk mengambil telur ikan.

Namun dalam perjalanan, kapal mengalami kerusakan mesin di sekitar perairan Marikaso, Kecamatan Lede, Kabupaten Pulau Taliabu.

Akibat kerusakan mesin tersebut, kapal hanyut di laut selama kurang lebih tiga malam hingga akhirnya ditemukan oleh tim SAR.

Adapun empat ABK yang berada di atas kapal tersebut yakni Sudur (40), Dani (25), Ode (35), dan Adink (37). Dari keempat nelayan tersebut, Dani merupakan warga Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, sementara tiga lainnya berasal dari Banggai.

Atas keberhasilan operasi pencarian tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang terlibat.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu menyampaikan terima kasih kepada kru KN SAR Bhisma dari Basarnas serta seluruh unsur yang telah bekerja keras, berdedikasi, dan bersinergi dalam proses pencarian hingga para nelayan berhasil ditemukan dalam keadaan selamat,” kata Rasid.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada unsur TNI, Polri, BPBD, Syahbandar, pemerintah kecamatan dan desa, para nelayan, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses pencarian berlangsung.

Keberhasilan operasi ini menjadi kabar menggembirakan bagi keluarga korban yang selama beberapa hari terakhir menantikan informasi keberadaan para nelayan tersebut setelah kapal mereka mengalami kerusakan mesin dan hanyut di lautan.(*)

Komentar